WARTA, TANA TIDUNG – Sebuah lompatan besar bagi pelayanan kesehatan di Bumi Upun Taka resmi dimulai. Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, didampingi Sekda H. Hersonsyah dan jajaran DPRD, meninjau langsung RSUD Akhmad Berahim di Tideng Pale pada Kamis (5/2) pagi.
Kabar baiknya? Pembangunan fisik gedung yang merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) gagasan Presiden Prabowo Subianto ini telah rampung 100 persen.
Fasilitas Modern & Lengkap
Bukan sekadar bangunan baru, rumah sakit senilai Rp164 miliar ini hadir dengan standar teknologi tinggi. Bupati Ibrahim Ali memastikan seluruh fasilitas krusial sudah siap sedia, di antaranya:
- Ruang Operasi yang modern.
- Instalasi ICU dengan peralatan terkini.
- Layanan Cuci Darah (Hemodialisis) untuk memudahkan warga.
- Ruang Rawat Inap yang nyaman dan representatif.
”Alhamdulillah, semua fasilitas sudah tersedia lengkap dan berjalan sesuai kontrak. Saat ini bangunan masuk dalam masa pemeliharaan selama satu tahun ke depan,” ungkap Ibrahim Ali penuh syukur.
Fokus Selanjutnya: SDM Berkualitas
Bupati menekankan bahwa bangunan megah hanyalah awal. Tantangan berikutnya adalah memastikan “nyawa” dari rumah sakit ini—yaitu para tenaga medis—memiliki kualitas yang setara dengan kecanggihan alatnya.
”Saya sudah instruksikan Pak Sekda untuk menyiapkan SDM secara matang. Bukan cuma tenaga medis, tapi juga dokter spesialis hingga tenaga engineering karena fasilitas kita berbasis teknologi tinggi. Kita akan berikan pelatihan hingga menyekolahkan tenaga kesehatan agar siap melayani masyarakat dengan maksimal,” tegas Bupati.
Wujud Nyata Perhatian Pusat ke Daerah
Di akhir kunjungannya, Bupati Ibrahim Ali menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Kesehatan atas perhatian besar bagi Kalimantan Utara, khususnya Tana Tidung.
Rumah sakit yang dilaunching oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin pada tahun lalu ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru bagi kesejahteraan warga. “Insya Allah, manfaat rumah sakit ini akan dirasakan oleh seluruh masyarakat Tana Tidung dan Kalimantan Utara secara luas,” pungkasnya optimis.




