WARTA, JAKARTA — Ngopi sudah jadi bagian dari gaya hidup, apalagi dengan hadirnya berbagai minuman kekinian yang mudah dipesan lewat aplikasi. Dua menu klasik yang tetap jadi favorit adalah cappuccino dan ice latte.
Meski sama-sama berbahan dasar espresso dan susu, keduanya punya perbedaan dari segi rasa, tekstur, hingga jumlah kalori.
Cappuccino dibuat dari espresso dengan sedikit susu dingin dan busa tebal di atasnya. Rasanya lebih bold, ringan, sekaligus berbusa.
Sementara ice latte biasanya menggunakan satu hingga dua shot espresso yang dicampur dengan susu dingin dan es, menghasilkan rasa creamy tanpa banyak busa.
Berikut perbedaan keduanya:
-
Rasio kopi-susu: cappuccino lebih dominan kopi, sedangkan latte lebih dominan susu.
-
Tekstur: cappuccino berbusa tebal, latte lebih halus.
-
Rasa: cappuccino lebih kuat, latte lebih lembut dan creamy.
-
Kafein: cappuccino terasa lebih tinggi karena kopi lebih pekat, latte lebih ringan.
-
Kalori: latte lebih tinggi kalori karena susu lebih banyak, cappuccino relatif lebih rendah.
Kesimpulannya, jika sedang menjaga asupan kalori, cappuccino bisa jadi pilihan lebih sehat. Namun, jika ingin minuman yang creamy, mengenyangkan, dan lembut di lidah, ice latte lebih pas.
Akhirnya, semua kembali ke selera: butuh kopi dengan rasa kuat? Pilih cappuccino. Cari yang creamy dan ringan? Ice latte jawabannya.




