spot_img
More
    spot_img

    138 Peserta Ikuti Seleksi Capaski 2026, Kesbangpol Nunukan Pastikan Proses Ketat dan Profesional

    WARTA, NUNUKAN – Proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaski) Kabupaten Nunukan Tahun 2026 resmi memasuki tahapan lanjutan. Sebanyak 138 peserta dari berbagai wilayah ambil bagian dalam penjaringan yang digelar oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Nunukan.

    Seleksi dipusatkan di Mess BKPSDM Nunukan dan berlangsung sejak 3 hingga 10 Mei 2026, dimulai setiap pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menyiapkan putra-putri terbaik daerah untuk bertugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 mendatang.

    Kepala Bidang Penguatan Ideologi Pancasila dan Karakter Kebangsaan Kesbangpol Nunukan, Emiliana Nata Koten, menjelaskan bahwa proses seleksi tahun ini dibagi dalam dua tahap guna menjangkau seluruh peserta, termasuk dari wilayah terpencil dan perbatasan.

    “Tahap pertama untuk peserta di Pulau Nunukan, sementara tahap kedua diperuntukkan bagi peserta dari luar pulau. Semua tahapan kami rancang agar tetap terukur dan adil,” ujarnya.

    Sebelumnya, peserta telah menjalani tes kesehatan dan parade pada April lalu sebagai tahap awal untuk menilai kondisi fisik dan postur. Kini, seleksi berlanjut ke tahap psikotes guna mengukur kesiapan mental, kepribadian, hingga kemampuan konsentrasi peserta.

    Sementara itu, peserta dari luar Pulau Nunukan yang berjumlah 59 orang mulai mengikuti tahapan seleksi sejak 4 Mei 2026. Mereka berasal dari sejumlah kecamatan, seperti Sebatik, Sebuku, Sembakung, Lumbis, hingga wilayah Krayan dan sekitarnya.

    Keterlibatan peserta dari daerah perbatasan dan pedalaman menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh pelajar.

    Untuk menjamin kualitas seleksi, Kesbangpol melibatkan tim lintas instansi, mulai dari unsur TNI, Polri, hingga perangkat daerah terkait seperti Dispora, Dinas Kesehatan, dan DSP3A.

    Baca Juga:  Gubernur Kaltara Tegaskan Kepala OPD Wajib Cek Kehadiran Pegawai di Hari Pertama Kerja

    “Kolaborasi lintas instansi ini penting agar setiap aspek penilaian, baik fisik, kesehatan, maupun mental, dapat dilakukan secara objektif,” jelas Emiliana.

    Setelah tahap psikotes, peserta akan melanjutkan seleksi ke tahap Peraturan Baris Berbaris (PBB), yang menjadi penilaian krusial dalam mengukur kedisiplinan, kekompakan, serta ketepatan dalam menjalankan instruksi.

    Kesbangpol Nunukan berharap seluruh rangkaian seleksi berjalan lancar dan mampu melahirkan anggota Paskibraka yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin tinggi, serta jiwa nasionalisme yang kokoh.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU