spot_img
More
    spot_img

    Pemkab Nunukan Targetkan Cetak Sawah 3.258 Hektare di 19 Titik, Perkuat Lumbung Pangan Perbatasan

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan terus mendorong penguatan ketahanan pangan di wilayah perbatasan. Pada 2026, Pemkab menargetkan pengembangan cetak sawah rakyat seluas 3.258 hektare yang tersebar di 19 titik lokasi.

    Program ini difokuskan pada pemanfaatan lahan milik masyarakat guna memperluas areal tanam sekaligus meningkatkan produksi padi secara berkelanjutan.

    Langkah tersebut merupakan lanjutan dari keberhasilan program Optimasi Lahan (OPLAH) yang telah rampung pada 2025. Jika sebelumnya berfokus pada peningkatan produktivitas lahan yang sudah ada, kini pemerintah mengarah pada pembukaan lahan baru berbasis partisipasi masyarakat.

    Kepala Bidang Infrastruktur Pangan Sarana dan Prasarana Pertanian Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Nunukan, Iwan Hermawan, mengatakan usulan program ini telah diajukan ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

    “Program ini menyasar 19 titik lahan masyarakat dengan total sekitar 3.258 hektare. Harapannya dapat membuka lahan produktif baru dan meningkatkan kapasitas produksi pangan daerah,” ujarnya.

    Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan program. Selain memperluas lahan tanam, cetak sawah rakyat juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, khususnya di sektor pertanian.

    Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara, Heri Rudiono, menegaskan bahwa pengembangan sawah baru merupakan bagian penting dari strategi nasional dalam menjaga ketersediaan pangan.

    “Pengembangan harus didukung perencanaan matang, mulai dari kesiapan lahan, ketersediaan air hingga pendampingan petani agar hasilnya optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.

    Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat menjadi faktor utama dalam merealisasikan target tersebut.

    Dengan pengembangan di puluhan titik ini, Pemkab Nunukan optimistis produksi padi akan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Program ini juga diharapkan memperkuat posisi Nunukan sebagai salah satu kawasan penyangga pangan strategis di Kalimantan Utara.

    Baca Juga:  Gubernur Kaltara Serahkan Hibah Mobil Dinas untuk Brigif 24/Bulungan Cakti

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU