spot_img
More
    spot_img

    Manajemen RSDSS Tegaskan Sanksi Berat Jika Dugaan Pelecehan Nakes Terbukti

    WARTA, TANJUNG SELOR – Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan sesama tenaga kesehatan di Rumah Sakit Daerah dr. H. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor kini tengah diproses oleh aparat kepolisian. Manajemen rumah sakit memastikan akan mengambil langkah tegas jika pelanggaran tersebut terbukti.

    Direktur Utama RSDSS, dr. Widodo Darmo Sentoso, menyampaikan bahwa pihak rumah sakit menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak berwenang. Saat ini, proses hukum sedang berjalan di kepolisian.

    “Kami menghormati proses hukum yang sedang berlangsung dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum,” ujar Widodo, Minggu (8/3).

    Ia menegaskan, manajemen RSDSS tidak akan mentoleransi tindakan yang merugikan tenaga kesehatan maupun pasien. Apabila hasil penyidikan membuktikan adanya pelanggaran, rumah sakit siap menjatuhkan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku.

    “Jika terbukti, tentu akan ada sanksi sesuai peraturan dan ketentuan hukum. Kami tidak mentoleransi tindakan yang merugikan staf maupun pasien,” tegasnya.

    Sebagai langkah pencegahan, manajemen juga akan memperkuat pengawasan internal agar kejadian serupa tidak terulang di lingkungan rumah sakit.

    Widodo menambahkan, RSDSS berkomitmen menjaga lingkungan kerja yang aman, profesional, dan nyaman bagi seluruh tenaga kesehatan serta pasien yang menerima pelayanan.

    “Kami ingin memastikan seluruh staf dapat bekerja dengan aman dan pasien merasa terlindungi selama menjalani perawatan di rumah sakit,” jelasnya.

    Sebelumnya, dugaan peristiwa tersebut dilaporkan terjadi saat korban yang merupakan seorang perawat sedang menjalani piket malam. Insiden diduga berlangsung di ruang istirahat perawat di lantai dua rumah sakit.

    Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan alat bukti untuk mengungkap secara jelas kronologi kejadian tersebut.

    Baca Juga:  DPRD Bulungan Sahkan Perubahan APBD 2025: Anggaran Naik Jadi Rp 2,5 Triliun, Fokus Infrastruktur dan Layanan Publik

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU