spot_img
More
    spot_img

    Tempati Rumjab Baru, Gubernur Kaltara Tegaskan: Ini Rumah Rakyat

    TANJUNG SELOR – Zainal Arifin Paliwang resmi menempati rumah jabatan (rumjab) gubernur yang baru di kawasan Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Kalimantan Utara pada Ahad (8/3).

    Hunian dinas tersebut berada di Jalan Poros Trans Kaltara, Tanjung Selor, dan mulai difungsikan setelah proses pembangunan yang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPR-Perkim) Kaltara rampung.

    Rumjab gubernur ini terdiri dari tiga bangunan utama, yakni rumah utama sebagai tempat tinggal, paviliun, serta pendopo yang difungsikan untuk kegiatan resmi dan pertemuan.

    Momentum penempatan rumah jabatan tersebut sekaligus dirangkai dengan kegiatan Safari Ramadan Gubernur di Kabupaten Bulungan yang digelar di pendopo rumjab pada hari ke-18 Ramadan.

    “Safari Ramadan kali ini kita laksanakan di Bulungan, sekaligus menandai saya mulai menempati rumah jabatan gubernur yang baru,” ujar Zainal.

    Meski demikian, ia mengakui masih ada sejumlah fasilitas yang belum sepenuhnya rampung. Namun keterbatasan anggaran tidak menjadi penghalang untuk mulai menempati rumah jabatan tersebut.

    “Saya tetap memutuskan menempati rumah jabatan ini walaupun masih banyak kekurangan. Anggaran kita juga terbatas, tapi itu tidak menjadi masalah,” katanya.

    Bahkan, akses jalan menuju rumjab saat ini masih dalam proses pengerjaan dan belum seluruhnya beraspal. Beruntung kondisi cuaca cukup mendukung sehingga aktivitas di kawasan tersebut tetap berjalan lancar.

    Zainal juga mengapresiasi dukungan sejumlah pihak yang membantu membersihkan kawasan rumah jabatan sebelum ditempati.

    “Terima kasih kepada sahabat-sahabat yang ikut kerja bakti membersihkan tempat ini. Dalam waktu sekitar satu minggu sudah terlihat seperti rumah. Ini rumah rakyat, bukan rumah pribadi saya. Silakan masyarakat datang dan melihat-lihat,” tegasnya.

    Sementara itu, Kepala DPUPR-Perkim Kaltara, Helmi, menjelaskan secara keseluruhan tiga bangunan utama di kompleks rumah jabatan gubernur telah selesai dibangun.

    Baca Juga:  Donal: Air Mata Masyarakat Adat di Perbatasan Adalah Luka Bangsa

    Namun, masih ada beberapa fasilitas pendukung yang akan dilengkapi, seperti pagar, garasi, penataan landscape, serta perbaikan akses jalan di sekitar kawasan tersebut.

    “Kebutuhan anggaran untuk penyelesaian beberapa item tambahan ini diperkirakan sekitar Rp5 miliar dan sudah kami ajukan dalam anggaran tahun 2026,” jelas Helmi.

    Saat ini, pengerjaan jalan utama menuju rumah jabatan dari Jalan Poros Trans Kaltara masih berlangsung. Proses tersebut sempat mengalami keterlambatan akibat faktor cuaca.

    “Sekarang masih dalam tahap pengerjaan. Dalam waktu dekat jalan tersebut akan segera diaspal agar akses menuju rumah jabatan lebih nyaman,” pungkasnya.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU