WARTA, TARAKAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum. secara resmi melepas keberangkatan 53 jamaah umrah penerima penghargaan masyarakat berprestasi di bidang keagamaan tahun 2025, di Ruang VIP Bandara Internasional Juwata Tarakan, Sabtu (1/11/2025) pagi.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada para penerima penghargaan yang telah memberikan kontribusi nyata dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di Kaltara.
“Program umrah ini merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kepada masyarakat yang memiliki dedikasi dan prestasi luar biasa di bidang keagamaan. Saudara-saudara adalah teladan bagi masyarakat kita bahwa semangat beragama, pengabdian, dan keikhlasan akan selalu mendapatkan tempat mulia di hati kita semua,” ujar Gubernur.
Ia berharap, keberangkatan para jamaah ke Tanah Suci tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda Kaltara untuk menjadikan agama sebagai pedoman hidup dan sumber kekuatan dalam menata masa depan.
“Jadikan perjalanan suci ini sebagai momentum memperkuat iman, memperdalam makna pengabdian, serta memperbarui semangat untuk terus berbuat baik di tengah masyarakat,” pesannya.
Gubernur juga mengingatkan agar seluruh jamaah menjaga disiplin, mengikuti arahan pembimbing, dan mematuhi petugas selama pelaksanaan ibadah agar umrah berjalan dengan lancar dan sempurna.
Tak lupa, Gubernur Zainal memohon doa dari para jamaah agar Kaltara senantiasa mendapat keberkahan dan kekuatan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Mohon doakan agar Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota di Kaltara selalu diberi petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam mengemban amanah untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Di akhir sambutannya, Gubernur berpesan agar para jamaah senantiasa menjaga kesehatan dan keselamatan selama menjalankan ibadah hingga kembali ke tanah air.
“Selamat menunaikan ibadah umrah. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita, memberi kelancaran dalam perjalanan, serta menjadikan Kaltara sebagai provinsi yang religius, sejahtera, dan penuh keberkahan,” tutup Gubernur Zainal.




