WARTA, TANJUNG SELOR – Peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali mendapat sorotan sebagai pilar penting penggerak ekonomi di Kalimantan Utara (Kaltara). Hal ini disampaikan Gubernur Kaltara, Zainal A. Paliwang, saat membuka Konsultasi Regional (Konreg) Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua (Kasulampua), Rabu (15/4).
Menurutnya, kontribusi UMKM terbukti signifikan dalam mendorong pertumbuhan PDRB Kaltara dalam dua tahun terakhir. Tren positif tersebut menjadi indikasi bahwa sektor ekonomi kerakyatan semakin berkembang dan mampu menopang stabilitas daerah.
“Kita patut bersyukur, capaian PDRB Kaltara dalam dua tahun terakhir menunjukkan hasil yang menggembirakan. Salah satu pendorong utamanya adalah perkembangan UMKM,” ujarnya.
Kegiatan Konreg PDRB ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik, sebagai upaya memperkuat sinergi antarwilayah dalam meningkatkan pendapatan masyarakat di kawasan Kasulampua.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penguatan sektor ekonomi melalui pembinaan UMKM serta pengembangan industri manufaktur. Kolaborasi lintas sektor dan antarprovinsi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang merata.
Di sisi lain, Gubernur juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas inflasi dan ketahanan ekonomi dari level rumah tangga. Ia mengajak masyarakat memanfaatkan lahan kosong untuk memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri.
“Hal sederhana seperti menanam cabai, tomat, okra, dan terong di pekarangan rumah bisa membantu menekan pengeluaran sekaligus menjaga kestabilan harga,” jelasnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, pemerintah berencana menyalurkan bibit tanaman kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat mendorong kemandirian pangan sekaligus memperkuat daya tahan ekonomi keluarga di tengah dinamika ekonomi.
Dengan berbagai upaya tersebut, Pemprov Kaltara optimistis pertumbuhan ekonomi daerah akan terus meningkat dan memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.




