spot_img
More
    spot_img

    PAD Pelabuhan Tembus Rp8,7 Miliar, Dishub Kaltara Optimistis Penerimaan Daerah Terus Meningkat

    WARTA, TANJUNG SELOR – Sektor jasa kepelabuhanan terus menjadi salah satu penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang potensial bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Sepanjang tahun 2025, penerimaan dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan berhasil mencapai sekitar Rp8,7 miliar.

    Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, H. Idham Chalid, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya aktivitas pelayanan kepelabuhanan sekaligus efektivitas pengelolaan retribusi yang dilakukan pemerintah daerah.

    Menurutnya, setiap tahun Dishub bersama Badan Keuangan Daerah (BKD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menetapkan target PAD sebagai acuan dalam mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor transportasi.

    “Target PAD selalu ditetapkan setiap tahun bersama instansi terkait. Seluruh penerimaan retribusi pelabuhan masuk ke kas daerah, sehingga kami terus menyusun target yang realistis sekaligus mendorong peningkatan pendapatan setiap tahunnya,” ujar Idham.

    Ia menjelaskan, pendapatan tersebut bersumber dari retribusi jasa usaha kepelabuhanan, mulai dari pelayanan kapal hingga fasilitas yang dimanfaatkan para pengguna jasa pelabuhan.

    Idham mengungkapkan, dalam beberapa tahun terakhir tren penerimaan daerah dari sektor ini terus mengalami pertumbuhan yang positif.

    “Alhamdulillah, setiap tahun selalu ada peningkatan. Tahun lalu total PAD dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan dan Pelabuhan Tunon Taka mencapai sekitar Rp8,7 miliar,” katanya.

    Fasilitas Ditingkatkan, Pelayanan Makin Optimal

    Untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut, Dishub Kaltara telah menyiapkan berbagai program peningkatan sarana dan prasarana pelabuhan pada tahun anggaran 2026.

    Perbaikan fasilitas, mulai dari ruang tunggu, area pelayanan, hingga infrastruktur pendukung lainnya, diharapkan mampu memberikan kenyamanan yang lebih baik bagi masyarakat serta meningkatkan kualitas layanan kepelabuhanan.

    Menurut Idham, pelayanan yang semakin baik akan berdampak langsung terhadap meningkatnya kepercayaan masyarakat dan aktivitas di pelabuhan, yang pada akhirnya berkontribusi terhadap kenaikan PAD.

    Baca Juga:  Menag: Koruptor Penderitaannya Lebih Berat dari pada Pencurian Biasa

    “Peningkatan sarana dan prasarana merupakan bagian dari komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dengan pelayanan yang semakin optimal, kami berharap aktivitas pelabuhan meningkat sehingga penerimaan daerah dari sektor kepelabuhanan juga terus bertambah,” tutupnya.

    Melalui optimalisasi pengelolaan pelabuhan dan peningkatan kualitas layanan, Pemprov Kaltara berharap sektor transportasi laut dapat terus menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus sumber pendapatan daerah yang semakin kuat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU