WARTA, NUNUKAN – Prestasi membanggakan kembali diukir Pemerintah Kabupaten Nunukan di awal tahun 2026. Melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP), Nunukan sukses meraih penghargaan bergengsi dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Tak main-main, Kabupaten Nunukan dinobatkan sebagai Peringkat Pertama dalam menjaga ketertelusuran Standar Ukuran Metrologi Legal (SUML) periode 2025. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen daerah dalam menjamin keadilan transaksi di masyarakat.
Ukuran Akurat, Konsumen Terlindungi
Penghargaan ini diberikan kepada Unit Metrologi Legal (UML) Nunukan setelah melalui evaluasi ketat oleh Balai Standardisasi Metrologi Legal Regional III Banjarbaru. Berdasarkan Surat Keterangan Penilaian Kinerja Nomor MR.06.01/62/PKTN.4.3/SD/1/2026, Nunukan dinilai paling konsisten dalam menjaga akurasi alat ukur sesuai standar nasional.
Kepala DKUKMPP Nunukan, Muhtar, mengungkapkan bahwa pencapaian ini adalah buah manis dari kerja keras kolektif, mulai dari jajaran internal hingga kesadaran para pedagang di lapangan.
”Dari hasil evaluasi, DKUKMPP Nunukan tercatat sebagai salah satu penerima penghargaan dan berhasil menempati peringkat pertama. Ini adalah motivasi besar bagi kami,” ujar Muhtar dengan bangga
Bukan Sekadar Kepatuhan, Tapi Kepercayaan
Apa sebenarnya signifikansi dari SUML ini? Kepala Bidang Kemetrologian, Septi Hapsari, menjelaskan bahwa SUML adalah “jantung” dari keadilan perdagangan. Standar ini menjadi acuan sah untuk memastikan setiap timbangan dan ukuran yang digunakan pedagang benar-benar akurat.
“Program metrologi legal bukan hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi tentang membangun kepercayaan antara pedagang dan konsumen. Kami bekerja untuk memastikan tidak ada pihak yang dirugikan dalam setiap transaksi,” tegas Septi.
Target Ke Depan: Inovasi dan Modernisasi
Meski sudah berada di posisi puncak, Pemkab Nunukan tidak ingin cepat berpuas diri. Ke depannya, fokus utama adalah:
- Peningkatan Peralatan: Menambah infrastruktur SUML yang lebih modern.
- Optimalisasi Layanan: Memperluas jangkauan sidang tera ulang ke wilayah-wilayah pelosok.
- Edukasi Berkelanjutan: Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya alat ukur yang terkalibrasi.
Dengan predikat terbaik ini, Kabupaten Nunukan semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang ramah konsumen dan memiliki integritas tinggi dalam dunia perdagangan.




