WARTA, TANJUNG SELOR — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim, kembali menyoroti kondisi jalan provinsi yang rusak parah di ruas Kilo 6 menuju Simpang Manis, Kabupaten Tana Tidung. Ia mendesak Pemerintah Provinsi Kaltara segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur tersebut.
Menurut Vamelia, keluhan warga terkait kondisi jalan berlubang dan tergenang air sudah berulang kali disampaikan, terutama saat dirinya melakukan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) Tana Tidung beberapa waktu lalu.
“Jalan ini bukan kewenangan kabupaten, tapi provinsi. Jadi kami berharap Pemprov Kaltara segera memprioritaskan perbaikannya,” tegas Vamelia, Selasa (11/11/2025).
Ia mengungkapkan, banyak masyarakat yang kini meluapkan keluhannya melalui media sosial, bahkan mengunggah foto kondisi jalan rusak sebagai bentuk protes dan harapan agar pemerintah segera turun tangan.
“Perbaikan ini mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur jalan yang baik adalah kunci pemerataan pembangunan,” jelasnya.
Vamelia menambahkan, kerusakan jalan tersebut tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga mempersulit distribusi hasil pertanian dan perdagangan lokal.
“Kalau jalannya bagus, hasil tani bisa cepat dibawa ke pasar, warga lebih mudah beraktivitas, dan biaya transportasi juga bisa ditekan. Ini soal kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar infrastruktur,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, DPRD Kaltara berkomitmen mengawal aspirasi warga agar perbaikan ruas Kilo 6 – Simpang Manis segera direalisasikan melalui alokasi anggaran provinsi tahun mendatang.
“Kami akan terus mendorong agar ruas jalan ini masuk dalam prioritas pembangunan 2026. Jalan yang layak adalah hak dasar masyarakat dan wujud nyata kehadiran pemerintah,” pungkas Vamelia Ibrahim. (*)




