WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tak hanya mendorong gaya hidup sehat, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial. Melalui Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kaltara, kegiatan senam pagi dirangkaikan dengan aksi donor darah digelar di Lapangan Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (28/4).
Kegiatan ini menjadi respons cepat atas kebutuhan darah di Palang Merah Indonesia (PMI) yang dilaporkan mulai menipis dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Biro Kesra Kaltara, Muhammad Rosyit, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap tiga bulan, sekaligus bentuk sinergi dengan PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah.
“Kami rutin berkoordinasi. Saat mendapat informasi stok darah menipis, langsung kita tindak lanjuti dengan kegiatan donor darah,” ujarnya.
Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) turut dilibatkan dalam kegiatan ini. Antusiasme aparatur sipil negara terlihat tinggi, dengan banyaknya peserta yang secara sukarela mendonorkan darah.
Rosyit mengapresiasi partisipasi aktif seluruh OPD yang dinilai menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama.
“Setetes darah sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan,” katanya.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Provinsi Kaltara agar kegiatan serupa terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Menggabungkan olahraga dan aksi kemanusiaan dinilai sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.
Lebih dari sekadar agenda rutin, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi budaya positif di lingkungan Pemprov Kaltara—tidak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial.
“Kami ingin ini menjadi kebiasaan baik, bukan hanya kegiatan seremonial,” pungkas Rosyit.




