Koordinasi ini penting untuk memastikan kebutuhan formasi ASN di seluruh instansi dapat dihitung dan ditetapkan dengan cermat.
“Kita sedang koordinasikan mendalam dengan KemenPAN-RB, dengan berbagai kementerian, lembaga, dan Pemda terkait permohonan formasi dari instansi-instansi itu,” ujar Zudan.
Ia menambahkan, saat ini fokus utama BKN masih tertuju pada penyelesaian masalah pengangkatan PPPK paruh waktu tahun 2024. Proses ini disebut masih menyisakan sejumlah tahapan administratif dan teknis yang harus diselesaikan terlebih dahulu sebelum pemerintah dapat melangkah pada tahapan berikutnya, yaitu perencanaan rekrutmen CPNS 2026.
“Belum, masih dikaji kan, menunggu dikoordinasikan dulu. Ini sedang menyelesaikan yang sisa 2024 pengangkatan paruh waktu,” kata Zudan.




