WARTA, TANJUNG SELOR – Upaya membangun generasi yang tangguh menghadapi bencana terus dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara). Kali ini, BPBD Kaltara memberikan edukasi dan pelatihan penanggulangan bencana kepada para siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Bulungan, Kamis (18/6).
Kegiatan yang berlangsung di Aula MTsN Bulungan tersebut digelar sebagai bentuk penguatan kapasitas warga sekolah dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menindaklanjuti permohonan pihak sekolah, BPBD Kaltara menghadirkan dua narasumber dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, yakni Analis Kebencanaan Ahli Muda, Zainuddin, S.Hut., serta Penelaah Teknis Kebijakan, Florianus Hendrik, L.T., S.M.
Dalam pemaparannya, para peserta mendapatkan materi tentang potensi ancaman bencana di Kalimantan Utara, langkah-langkah mitigasi risiko, hingga tindakan penyelamatan diri yang harus dilakukan saat kondisi darurat terjadi.
Tak hanya teori, para siswa juga diajak memahami pentingnya kesiapsiagaan melalui simulasi sederhana yang bertujuan meningkatkan respons cepat dan tepat ketika menghadapi situasi bencana.
BPBD Kaltara menilai lingkungan sekolah merupakan salah satu tempat strategis untuk menanamkan budaya sadar bencana sejak usia dini. Dengan pengetahuan yang memadai, para pelajar diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang dapat menyebarkan informasi kebencanaan kepada keluarga maupun masyarakat di sekitarnya.
Melalui kegiatan ini, BPBD Kaltara berharap tercipta ekosistem sekolah yang lebih tangguh, siap siaga, dan memiliki kemampuan mitigasi yang baik guna meminimalkan risiko serta dampak bencana di masa mendatang.
“Membangun budaya sadar bencana harus dimulai sejak dini. Sekolah menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan masyarakat yang tangguh dan siap menghadapi berbagai ancaman bencana,” menjadi pesan yang ditekankan dalam kegiatan tersebut.




