spot_img
More
    spot_img

    Pemkab Nunukan dan LPPM Unhas Paparkan Kemajuan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau 2025

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin Makassar menggelar kegiatan Ekspose Laporan Kemajuan Perencanaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Nunukan Tahun 2025, bertempat di Kantor Bupati Nunukan.

    Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala DLH Kabupaten Nunukan, dr. Meinstar Tololiu, yang hadir mewakili Pemerintah Daerah. Dalam sambutannya, Meinstar menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja sama lintas pihak dalam mendukung penyusunan rencana RTH.

    “Perencanaan Ruang Terbuka Hijau memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

    Menurutnya, keberadaan RTH tidak hanya berfungsi sebagai elemen penyeimbang ekosistem perkotaan, tetapi juga memberi dampak nyata bagi kualitas hidup masyarakat. “RTH membantu menyerap air hujan, menyediakan habitat satwa, mengurangi polusi udara, air, dan tanah, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan estetis,” jelasnya.

    Meinstar menambahkan, RTH memiliki berbagai fungsi strategis seperti fungsi ekologi, rekreasi, pendidikan, hingga planologi. Ia menyoroti bahwa laju urbanisasi yang tinggi seringkali menimbulkan tekanan terhadap ketersediaan lahan hijau di kawasan perkotaan.

    “Pertumbuhan penduduk dan alih fungsi lahan menjadi tantangan tersendiri. Karena itu, penyusunan rencana RTH menjadi pedoman penting bagi pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” tegasnya.

    Ia juga mengingatkan bahwa RTH merupakan “paru-paru kota” yang berperan besar dalam memproduksi oksigen dan menyerap karbon dioksida. Oleh karena itu, keberlanjutan pengelolaan RTH menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas lingkungan hidup di Nunukan.

    Menutup sambutannya, Meinstar mengajak seluruh pihak yang hadir untuk memberikan masukan dalam penyusunan dokumen perencanaan RTH agar hasilnya benar-benar optimal dan bermanfaat bagi pembangunan daerah.

    Baca Juga:  Sekprov Kaltara Ikuti PKN Tingkat I 2026, Asah Kepemimpinan Strategis dan Kolaboratif

    “Kita semua diundang untuk berkontribusi aktif. Harapannya, dokumen ini menjadi panduan yang efektif dalam mewujudkan Nunukan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan,” pungkasnya. (Hyt/REDAKSI)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU