WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus mempercepat peningkatan mutu layanan kesehatan, terutama bagi puskesmas di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal).
Kepala Dinas Kesehatan Kaltara, Usman, menyebutkan berbagai langkah strategis telah ditempuh, mulai dari pendampingan teknis, pelatihan SDM secara berkelanjutan, hingga penguatan anggaran melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang kesehatan.
“Kami terus mendorong kolaborasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi untuk pemenuhan sarana dan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan,” ujar Usman.
Dinkes Kaltara menargetkan, dalam beberapa tahun ke depan seluruh puskesmas tidak hanya terakreditasi, tetapi juga naik kelas menuju tingkat utama dan paripurna.
Sejauh ini, Kaltara mencatat peningkatan signifikan. Dari lima puskesmas di Tana Tidung, seluruhnya sudah terakreditasi, sementara di Bulungan ada 12 puskesmas yang telah melewati proses serupa.
Langkah ini diyakini akan memperkuat fondasi layanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
“Dengan dukungan lintas sektor dan semangat tenaga kesehatan di lapangan, tantangan geografis bukan alasan untuk tidak menghadirkan layanan yang unggul dan profesional,” tutupnya optimistis.




