spot_img
More
    spot_img

    Eliminasi TBC di Kaltara Terkendala Akses dan Rendahnya Kesadaran Masyarakat

    WARTA, TANJUNG SELOR – Upaya eliminasi tuberkulosis (TBC) di Kalimantan Utara (Kaltara) masih menemui jalan terjal. Bukan hanya soal rendahnya capaian penemuan kasus, tetapi juga hambatan klasik daerah perbatasan: minimnya tenaga kesehatan, sulitnya akses transportasi, serta rendahnya kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri.

    Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaltara, Usman, menyebut TBC masih menjadi beban kesehatan utama di provinsi termuda Indonesia itu. Hingga pertengahan Agustus 2025, penemuan kasus baru baru mencapai 39,5 persen dari target tahunan. Angka ini menunjukkan masih banyak penderita yang belum terdeteksi.

    “Masalah ini tidak bisa diselesaikan hanya oleh pemerintah. Eliminasi TBC butuh dukungan multipihak, mulai dari fasilitas kesehatan, rumah sakit swasta, aparat TNI-Polri, hingga masyarakat sendiri,” ujar Usman.

    Ia menambahkan, jarak tempuh dari desa ke fasilitas kesehatan menjadi kendala besar, terutama di wilayah pedalaman dan perbatasan. Akibatnya, banyak warga enggan memeriksakan diri meski sudah mengalami gejala.
    “Keterbatasan transportasi juga memperlambat proses skrining dan pengiriman spesimen. Padahal, semakin cepat kasus ditemukan, semakin besar peluang pasien untuk sembuh,” jelasnya.

    Sebagai upaya perbaikan, Dinkes Kaltara mulai memperluas penggunaan tes cepat molekuler (TCM) di kabupaten/kota. Selain itu, dilakukan skrining aktif melalui kunjungan langsung ke masyarakat, serta memperkuat kerja sama lintas sektor, termasuk pemanfaatan jaringan transportasi aparat keamanan untuk mempercepat pengiriman sampel.

    Pemerintah pusat menargetkan eliminasi TBC nasional pada 2030. Di Kaltara, peta jalan menuju target tersebut sudah dijalankan sejak 2022, dengan evaluasi rutin bersama pengelola program di setiap kabupaten/kota.

    “Target 2030 memang menantang, tetapi bukan mustahil. Dengan kerja bersama, kita bukan hanya mengejar angka, melainkan menyelamatkan nyawa manusia,” tegas Usman.

    Baca Juga:  BKD Kaltara Ingatkan Peserta PPPK Tahap I Cek Hasil Seleksi di Link Resmi

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU