WARTA, NUNUKAN – Usai menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila, Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, S.Sos., turut menanggapi kasus keracunan yang menimpa sejumlah siswa dalam Program Makan Bergizi (MBG) di wilayah Nunukan.
Hermanus menyampaikan bahwa hingga kini pemerintah daerah masih menunggu laporan resmi dari tim kesehatan terkait penyebab pasti kasus tersebut.
“Sampai hari ini kita belum mendapatkan data yang pasti mengenai penyebab keracunan. Hal itu masih dalam proses investigasi tim kesehatan,” jelasnya.
Meski demikian, ia menegaskan pentingnya langkah antisipatif agar kejadian serupa tidak terulang kembali. “Program MBG adalah program nasional yang harus dijaga. Pelaksanaannya harus sungguh-sungguh, betul-betul diperhatikan agar aman bagi anak-anak kita,” tegasnya.
Pemkab Nunukan memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG agar ke depan berjalan lebih baik dan memberikan manfaat tanpa menimbulkan risiko kesehatan bagi masyarakat.(Hyt/Redaksi)




