WARTA, TANJUNG SELOR – Arus investasi yang terus mengalir ke Kalimantan Utara menjadi peluang besar bagi masyarakat lokal untuk memperoleh lapangan pekerjaan. Namun, peluang tersebut harus didukung oleh sumber daya manusia yang memiliki keterampilan dan kompetensi sesuai kebutuhan industri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, mendorong percepatan pembangunan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bulungan agar segera dapat beroperasi dan melahirkan tenaga kerja yang siap bersaing.
Komitmen tersebut disampaikan saat menerima audiensi jajaran Sekretariat Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI di Kantor Gubernur Kaltara, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan itu hadir pula Kepala Subbagian Rumah Tangga dan Perlengkapan sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pembangunan BPVP Bulungan, Jagad Prayogo.
Menurut Gubernur Zainal, keberadaan BPVP memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja lokal agar mampu memenuhi kebutuhan berbagai sektor industri yang berkembang di Kaltara. Ia menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur dan investasi, tetapi juga harus diimbangi peningkatan kualitas sumber daya manusia.
“Generasi muda Kaltara harus memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja saat ini. Karena itu, pembangunan BPVP perlu dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara telah menyediakan lahan hibah untuk pembangunan fasilitas tersebut serta terus mengawal setiap tahapan proses agar berjalan sesuai target.
Gubernur berharap pekerjaan konstruksi dapat segera dimulai dan rampung tepat waktu sehingga BPVP dapat menjadi pusat pelatihan yang melahirkan tenaga kerja terampil dan kompetitif.
Sementara itu, Jagad Prayogo menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemprov Kaltara sejak tahap perencanaan hingga persiapan pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama percepatan realisasi proyek tersebut.
Ia menjelaskan, BPVP Bulungan nantinya akan menjadi wadah peningkatan keterampilan bagi pencari kerja melalui berbagai program pelatihan berbasis kebutuhan industri.
“Peserta akan mendapatkan pembekalan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja sehingga memiliki daya saing lebih baik saat memasuki pasar kerja,” jelasnya.
Jika seluruh proses berjalan sesuai jadwal, pembangunan BPVP Bulungan ditargetkan selesai pada Agustus mendatang. Kehadiran balai pelatihan ini diharapkan menjadi salah satu motor pengembangan SDM unggul yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kalimantan Utara.




