WARTA, NUNUKAN – Bupati Nunukan, Irwan Sabri, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap optimis dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai informasi yang berkembang, terutama terkait kondisi global yang berdampak pada perekonomian.
Ajakan tersebut disampaikan saat memberikan sambutan menjelang pelaksanaan Salat Idulfitri 1447 Hijriah di Masjid Hidayaturrahman Islamic Center Nunukan, Sabtu (21/3/2026).
Dalam pesannya, Bupati Irwan menekankan pentingnya sikap bijak dalam menyikapi arus informasi, baik dari televisi nasional maupun media sosial, yang kerap memberitakan konflik antarnegara dan dampaknya terhadap ekonomi dunia.
“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk melihat situasi secara jernih dan objektif, serta tetap fokus menjalani aktivitas dan profesi masing-masing,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa dinamika global turut berdampak pada kondisi dalam negeri, seperti melemahnya nilai tukar rupiah, penurunan daya beli, hingga kenaikan harga kebutuhan pokok. Meski demikian, Irwan menegaskan bahwa optimisme dan semangat kebersamaan harus tetap dijaga.
“Semangat untuk terus bekerja sama dan bergotong royong menjadi kunci agar kita tetap kuat menghadapi tantangan. Percayalah, tidak ada badai yang tidak berlalu, dan masa depan kita akan semakin cerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Irwan juga menyinggung satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nunukan, Hermanus. Ia menyampaikan sejumlah capaian yang telah diraih sekaligus komitmen melanjutkan program pembangunan ke depan.
Beberapa program yang telah berjalan antara lain pembagian seragam gratis bagi siswa SD hingga SMP, penyediaan layanan internet berbasis satelit untuk sekolah di wilayah perbatasan, pemberian beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa berprestasi, serta bantuan bagi sektor pertanian dan perikanan.
Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan UMKM melalui bantuan modal dan peralatan, peningkatan kapasitas kelistrikan, pembangunan infrastruktur jalan antar kecamatan dan jalan usaha tani, hingga program rehabilitasi rumah tidak layak huni serta penyediaan dokter spesialis di tingkat kecamatan.
Irwan menilai, selama satu tahun kepemimpinannya, kondisi keamanan dan keharmonisan sosial di Kabupaten Nunukan tetap terjaga dengan baik.
“Meski masyarakat kita beragam dari segi suku dan agama, toleransi tetap tinggi. Ini menjadi kekuatan besar dalam menjaga kondusivitas daerah,” pungkasnya.




