spot_img
More
    spot_img

    Terjang Arus Jeram Sadalir, Bupati Nunukan Bawa Pesan Harapan ke Jantung Lumbis Hulu

    WARTA, NUNUKAN – Deru mesin perahu panjang (longboat) beradu dengan gemuruh riam Sungai Sadalir yang ganas. Di atas air yang bergolak, Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE, berdiri tegak memimpin rombongan. Bukan sekadar perjalanan dinas biasa, ini adalah misi menembus batas demi menyapa warga di wilayah paling hulu.

    ​Sabtu (07/02), menjadi saksi bagaimana orang nomor satu di Nunukan ini menaklukkan tantangan alam. Jalur sungai yang dikenal dengan jeram ekstrem, gelombang besar, dan “ranjau” batu tersembunyi, tak menyurutkan langkahnya untuk hadir di tengah masyarakat Lumbis Hulu.

    Disambut Ritual Adat dan Gelar “Kalawon Saraton”

    ​Setelah perjuangan berjam-jam bertaruh nyali melawan arus, ketegangan berganti haru saat rombongan tiba di lokasi. Warga yang telah lama menanti menyambut sang Bupati dengan kemeriahan tari-tarian tradisional dan ritual Ber-semajau bersama.

    ​Sebagai bentuk penghormatan tertinggi atas keberanian dan kepeduliannya, masyarakat adat setempat menganugerahkan gelar “Kalawon Saraton” kepada H. Irwan Sabri. Sebuah simbol bahwa sang pemimpin kini telah menjadi bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat hulu.

    ​”Perjalanan ini bukan tentang saya pribadi atau aksi heroik menaklukkan sungai. Ini tentang hak masyarakat hulu untuk mendapatkan perhatian dan pelayanan yang setara,” tegas Bupati Irwan dengan penuh kesungguhan.

    Komitmen Nyata: Dari Infrastruktur hingga Pelayanan Publik

    ​Kunjungan ini tak sekadar seremonial. Di hadapan warga, Bupati membuka ruang dialog untuk menyerap langsung aspirasi yang selama ini terpendam oleh jarak. Selain menyerahkan sejumlah bantuan sosial, ia menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan:

    • Akses Infrastruktur: Membuka isolasi wilayah agar ekonomi warga bergerak lebih cepat.
    • Kualitas Pelayanan Publik: Menjamin kehadiran negara melalui layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik di perbatasan.
    Baca Juga:  Buka Konferensi DPW Perhiptani Kaltara, Gubernur Ajak Penyuluh Majukan Pertanian

    ​Aksi Bupati menembus jeram ini menjadi simbol kuat bagi seluruh jajaran pemerintahan dan masyarakat: bahwa tantangan seberat apa pun bisa ditaklukkan dengan keberanian dan ketekunan demi sebuah perubahan.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU