WARTA, TANJUNG SELOR – Anggota Komisi IV DPRD Kalimantan Utara, Vamelia Ibrahim Ali, mengajak perempuan di Kaltara untuk lebih percaya diri dan berani menunjukkan potensi diri di tengah berbagai tantangan zaman.
Dalam pernyataannya, Vamelia menyoroti fenomena generasi muda, khususnya generasi Z, yang kerap terjebak dalam narasi kelelahan hingga berujung pada sikap pasif.
“Merasa lelah itu manusiawi, tapi jangan sampai menjadi alasan untuk berhenti melangkah,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa generasi muda perlu membuktikan kapasitas melalui kerja nyata, bukan sekadar wacana. Menurutnya, hambatan terbesar yang dihadapi perempuan saat ini justru sering datang dari dalam diri sendiri.
“Sering kali yang menghambat bukan lingkungan, tetapi keraguan kita terhadap kemampuan sendiri,” ujarnya.
Vamelia menilai setiap perempuan memiliki potensi besar yang perlu diasah dan dimaksimalkan. Karena itu, ia mendorong perempuan untuk berani keluar dari zona nyaman dan mengambil peran lebih luas di masyarakat.
Selain itu, ia juga menegaskan pentingnya peran strategis perempuan, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial. Perempuan disebutnya sebagai “madrasah pertama” bagi anak-anak sekaligus penggerak ekonomi dari lingkup terkecil.
“Kontribusi tidak harus dimulai dari hal besar. Dari rumah, PKK, atau komunitas pun sudah menjadi langkah penting,” jelasnya.
Lebih jauh, Vamelia mengajak perempuan di Kaltara untuk membangun ekosistem yang saling mendukung dan menguatkan satu sama lain.
“Kalau perempuan saling mendukung, dampaknya akan luar biasa, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pembangunan daerah,” pungkasnya.




