TANJUNG SELOR – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bulungan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan debit air Sungai Kayan meningkat hingga meluap di sejumlah titik. Kondisi ini mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana.
Kepala BPBD Kalimantan Utara, Andi Amriampa, mengatakan masyarakat perlu lebih berhati-hati, terutama saat hujan deras berlangsung dalam waktu yang cukup lama karena dapat memicu berbagai bencana hidrometeorologi.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, tanah longsor, angin kencang hingga pohon tumbang akibat cuaca ekstrem,” ujarnya, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, warga juga diharapkan aktif memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini dari instansi terkait agar dapat melakukan langkah antisipasi lebih cepat.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk menghindari aktivitas di kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi, seperti bantaran sungai, lereng perbukitan, maupun wilayah yang berpotensi mengalami longsor.
“Jika kondisi cuaca sedang buruk, sebaiknya masyarakat tidak melakukan aktivitas di daerah rawan karena bisa membahayakan keselamatan,” tegasnya.
Selain meningkatkan kewaspadaan, warga juga diminta menjaga kebersihan lingkungan dengan rutin membersihkan saluran drainase agar tidak tersumbat. Langkah ini dinilai penting untuk meminimalkan risiko genangan air saat hujan deras.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan, masyarakat juga disarankan menyiapkan perlengkapan darurat seperti dokumen penting, obat-obatan, serta kebutuhan dasar lainnya jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.
“Kami berharap masyarakat tetap tenang, namun tetap waspada. Jika melihat tanda-tanda potensi bencana, segera laporkan kepada aparat atau posko bencana terdekat,” tutupnya.




