spot_img
More
    spot_img

    Wagub Kaltara Tinjau Pembangunan SMAN 1 Sebatik Tengah: Tekankan Kualitas, Disiplin, dan Tolak Narkoba

    WARTA, NUNUKAN – Wakil Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Ingkong Ala, SE., M.Si, menutup rangkaian Monitoring dan Evaluasi (Monev) pembangunan infrastruktur dengan meninjau progres pembangunan di SMA Negeri 1 Sebatik Tengah, Nunukan, Kamis (25/9).

    Dalam kunjungannya, Wagub Ingkong memantau langsung sejumlah proyek yang tengah dikerjakan, antara lain pemasangan paving block sepanjang 967 meter, semenisasi 92 meter, pembangunan siring 31 meter, drainase, hingga plat jembatan. Saat ini progres baru mencapai sekitar 10 persen dan ditargetkan rampung sebelum 15 Desember 2025.

    “Pekerjaan harus dilakukan dengan kualitas terbaik, karena selain untuk kenyamanan akses sekolah, progres fisik juga memengaruhi serapan anggaran,” tegas Wagub.

    Ia mengingatkan kontraktor agar serius menjaga mutu pengerjaan dan memastikan aktivitas belajar siswa tidak terganggu. “Lakukan pekerjaan di jam istirahat atau setelah sekolah selesai,” tambahnya.

    Pesan untuk Siswa: Ilmu Tinggi, Akhlak Mulia

    Tak hanya meninjau pembangunan, Wagub juga menyempatkan diri berbincang langsung dengan para pelajar di dalam kelas. Ia menekankan pentingnya disiplin, taat aturan, hormat pada guru dan orang tua, serta menjaga akhlak.

    “Ilmu akan mengangkat derajat kita, tapi akhlak yang baiklah yang akan menjaga kita dalam kehidupan,” pesannya.

    Wagub juga memberi peringatan keras terkait bahaya narkoba dan minuman keras yang menjadi ancaman generasi muda di wilayah perbatasan. Ia mengajak para pelajar untuk menjauhi hal tersebut demi masa depan.

    Apresiasi untuk Anak TKI

    Pada kesempatan itu, Wagub menyerahkan bantuan perlengkapan olahraga voli dan sepak takraw. Ia juga mengapresiasi semangat 416 siswa SMAN 1 Sebatik Tengah, termasuk 38 anak yang orang tuanya bekerja sebagai TKI di Malaysia serta beberapa siswa yang menetap di Malaysia namun tetap bersekolah di Indonesia.

    Baca Juga:  Kejuaraan Renang 2025 Jadi Wadah Pembinaan Atlet Muda Kaltara

    “Saya bangga anak-anak TKI masih memilih sekolah di tanah air. Ini menunjukkan komitmen mereka terhadap pendidikan Indonesia,” ujar Ingkong.

    Saat ini SMAN 1 Sebatik Tengah didukung oleh 28 guru dan 6 tenaga kependidikan. Pemprov Kaltara memastikan pembangunan infrastruktur pendidikan di wilayah perbatasan terus berlanjut sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi berprestasi dan berkarakter kuat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU