WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara memberikan peringatan tegas kepada pelaksana proyek pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kabupaten Tana Tidung (KTT). Sebagai salah satu proyek strategis daerah, pengerjaan fasilitas pendidikan ini diminta tidak meleset dari kesepakatan awal.
Pemerintah menekankan bahwa komitmen yang telah ditandatangani dalam kontrak bukan sekadar formalitas, melainkan tanggung jawab yang harus dipenuhi tepat waktu. Monitoring dan evaluasi secara berkala pun telah dilakukan bersama perangkat daerah terkait untuk memastikan progres di lapangan berjalan tanpa hambatan.
“Komitmen yang sudah disepakati untuk menuntaskan sesuai target harus terpenuhi,” tegas pihak Pemprov Kaltara.
Saat ini, fokus pengerjaan menyasar pada dua unit gedung utama, yakni ruang kelas belajar dan gedung UKS. Ketegasan ini diambil agar tidak ada proyek yang terbengkalai, mengingat pentingnya fasilitas ini bagi masyarakat di Tana Tidung.




