WARTA, TANJUNG SELOR– Kehadiran kapal rede KM Gandha Nusantara 05 kini menjadi andalan masyarakat dalam mengangkut barang dari Kecamatan Ancam, Kabupaten Bulungan menuju Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Idham Chalid, mengungkapkan tingginya minat masyarakat terhadap kapal tersebut. Bahkan, permintaan untuk memperluas kapasitas muatan terus berdatangan, baik untuk hasil pertanian maupun kendaraan.
“Sering ada masyarakat yang menghubungi kami, meminta agar kendaraan bisa ikut diangkut. Hasil pertanian dari Ancam dan sekitarnya cukup melimpah, jadi kebutuhan muatan barang memang sangat tinggi,” ujar Idham, Ahad (7/9/2025).
Saat ini, dengan kapasitas 93 GT dan draft sekitar 1 meter, KM Gandha Nusantara 05 hanya mampu membawa maksimal dua unit mobil kecil. Karena itu, Dishub Kaltara masih memprioritaskan pengangkutan hasil pertanian dan kebutuhan pokok masyarakat.
“Untuk sementara kendaraan belum menjadi prioritas, karena yang lebih mendesak adalah barang dan sembako,” jelasnya.
Melihat tingginya kebutuhan, Dishub Kaltara telah mengajukan permohonan penambahan kapal ke Kementerian Perhubungan. Armada tambahan berukuran lebih kecil dinilai lebih sesuai dengan kondisi geografis sungai, terutama di wilayah perbatasan yang kerap dangkal saat musim tertentu.
“Kami sudah usulkan agar ada kapal berukuran lebih kecil tapi tetap bisa mengangkut sesuai kebutuhan. Ini penting agar akses warga tidak terputus,” tambah Idham.
Meski demikian, KM Gandha Nusantara 05 masih menjadi primadona bagi warga Ancam dan Tarakan. Selain rute vital yang dilayani, transportasi ini juga gratis hingga 2026, sesuai program pemerintah pusat untuk daerah 3T (Terdepan, Terluar, Terpencil).
“Program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam menekan biaya distribusi barang sekaligus memperlancar mobilitas antarwilayah,” pungkasnya. (*)




