WARTA, TANJUNG SELOR — Keluhan soal jalan rusak, terbatasnya layanan kesehatan, hingga dukungan sektor pertanian, mencuat dalam pertemuan warga Gunung Seriang bersama Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kaltara, Muhammad Nasir, pada kegiatan Kundapil Kamis (4/12/25).
Warga menyampaikan bahwa akses jalan yang buruk menjadi persoalan harian. Selain menyulitkan aktivitas ekonomi, kondisi itu juga berdampak pada anak-anak sekolah yang harus melalui jalur sulit.
Menanggapi hal itu, Nasir memastikan telah mengalokasikan Rp 1,5 miliar untuk pembukaan jalan dan pengerasan agregat.
“Ini kebutuhan mendesak warga, dan kami sudah siapkan anggaran agar pekerjaan bisa segera berjalan,” ujar Nasir.
Tak hanya soal jalan, warga juga menyoroti minimnya pelayanan kesehatan. Mereka berharap pemerintah provinsi memperluas jangkauan dan memperbaiki kualitas layanan kesehatan di desa.
Isu pertanian juga diangkat warga. Mereka meminta dukungan pemerintah agar lahan produktif bisa lebih maksimal dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dalam dialog itu, Nasir juga menyampaikan capaian DPRD Kaltara, termasuk mempertahankan anggaran Beasiswa Kaltara Unggul serta pengesahan sejumlah Perda yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan pentingnya sinergi antara DPRD dan masyarakat, agar setiap keluhan bisa ditangani melalui kebijakan yang tepat. “Kundapil seperti ini penting untuk memastikan apa yang menjadi harapan warga benar-benar kami perjuangkan,” tutupnya.




