WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus memperkuat program imunisasi dasar lengkap bagi anak-anak, salah satunya melalui program imunisasi polio yang dilakukan secara rutin setiap tahun.
Kepala Dinkes Kaltara, Usman, mengatakan bahwa imunisasi polio merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam melindungi anak-anak dari penyakit menular yang dapat menyebabkan kelumpuhan.
“Tahun ini kami menargetkan sebanyak 13.287 anak usia nol hingga tujuh tahun untuk mendapatkan imunisasi polio jenis BOPV (bivalent oral polio vaccine),” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus melakukan surveilans rutin untuk memantau potensi penyebaran kasus polio di wilayah Kaltara.
“Selama ini tidak ada kasus baru yang ditemukan. Kalau pun ada, biasanya terjadi pada anak yang tidak mendapatkan imunisasi lengkap,” jelasnya.
Usman juga mengimbau para orang tua untuk lebih aktif dalam mengikuti kegiatan imunisasi yang dilaksanakan puskesmas, posyandu, dan fasilitas kesehatan lainnya.
“Mari kita berperan aktif menjaga kesehatan anak-anak. Imunisasi bukan sekadar kewajiban, tapi investasi masa depan,” tegasnya.




