spot_img
More
    spot_img

    Kalaksa BPBD Kaltara Apresiasi Pelaksanaan Jambore Tangguh Bencana Sultra 2025

    WARTA, TANJUNG SELOR – Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Utara, Andi Amriampa, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara atas undangan dalam kegiatan Jambore Tangguh Bencana Provinsi Sulawesi Tenggara 2025. Kehadirannya di Kendari sekaligus mewakili Gubernur Kalimantan Utara.

    “Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Gubernur, Wakil Gubernur, Sekda, serta seluruh jajaran BPBD Sultra atas undangan ini. Kami juga membawa salam hormat dari Gubernur Kalimantan Utara untuk seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara,” ujar Andi.

    Ia menilai Jambore Tangguh Bencana 2025 sebagai ruang belajar penting, terutama dalam memperkuat koordinasi lintas sektor. Menurutnya, harmonisasi dan kolaborasi berbagai unsur yang ditampilkan dalam kegiatan ini menjadi contoh nyata mitigasi bencana yang terencana.

    “Saya melihat kegiatan ini mampu menyatukan seluruh stakeholder—BPBD kabupaten/kota, instansi vertikal, TNI-Polri, PMI, Tagana, Dinas Sosial, hingga para relawan. Semua bergerak bersama dalam satu tujuan. Ini bentuk mitigasi nyata yang patut diapresiasi,” ungkapnya.

    Andi menyebut pengalaman tersebut sangat relevan bagi Kalimantan Utara, mengingat wilayahnya memiliki potensi bencana yang tinggi. Hampir setiap tahun Kaltara dihadapkan pada banjir, karhutla, serta kejadian kegempaan seperti gempa 4,8 SR yang mengguncang Kota Tarakan belum lama ini.

    “Bagi kami, kegiatan seperti jambore ini sangat penting untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah. Pembelajaran positif dari Sulawesi Tenggara akan kami jadikan referensi untuk pengembangan program serupa di Kalimantan Utara,” jelasnya.

    Ia berharap sinergi multipihak sebagaimana terlihat di Sultra dapat terus diperkuat di seluruh daerah, termasuk Kaltara, sebagai upaya kolektif menghadapi ancaman bencana yang semakin kompleks.

    “Semua hal baik yang kami temui akan kami bawa pulang untuk diterapkan. Ini pengalaman berharga bagi BPBD Kalimantan Utara,” tutupnya. (*)

    Baca Juga:  Dinas Pendidikan Nunukan Tegaskan Evaluasi dan Penguatan Program Makan Bergizi (MBG) di Sebatik

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU