spot_img
More
    spot_img

    Kabar Gembira! Jembatan Sebawang Resmi Open Traffic, Kapasitas Maksimal 8 Ton

    WARTA, TANA TIDUNG – Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT). Jembatan Sebawang kini resmi dibuka untuk lalu lintas (open traffic). Kehadiran infrastruktur ini menjadi angin segar bagi kelancaran mobilisasi warga, meski pengguna jalan tetap dihimbau untuk mengutamakan keselamatan.

    ​Kepala Dinas PUPR-Perkim Kabupaten Tana Tidung, H. Hadi Aryanto, mengonfirmasi bahwa secara fungsional jembatan sudah bisa dilewati sejak Rabu (11/2). Namun, ia mengingatkan bahwa saat ini pembangunan baru menyelesaikan tahap pertama, sehingga beberapa aspek kelengkapan masih dalam proses penyempurnaan.

    ​“Secara fungsi sudah bisa dimanfaatkan. Kami meminta pengendara tetap mematuhi rambu yang ada, apalagi pagar pengaman (railing) baru terpasang di satu sisi,” ujar Hadi.

    Menjawab Rasa Penasaran Warga

    ​Menanggapi pengamatan warga soal desain jembatan yang terlihat sedikit miring, Hadi memberikan penjelasan teknis. Menurutnya, hal tersebut bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari desain elevasi agar sistem konstruksi sesuai dengan standar keamanan teknis jembatan.

    ​Ia juga menambahkan bahwa kenyamanan pengendara akan ditingkatkan di masa depan. Jika saat ini lantai jembatan masih beralaskan beton, ke depannya akan dilakukan pelapisan aspal agar lebih mulus dilalui.

    Aturan Muatan: Maksimal 8 Ton

    ​Untuk menjaga keawetan jembatan, Pemkab Tana Tidung menetapkan aturan ketat terkait beban kendaraan. Sesuai dengan spesifikasi kelas jalan C di KTT, Jembatan Sebawang memiliki batas maksimal beban 8 ton.

    ​“Konstruksinya sudah sangat kuat dan sesuai standar jembatan beton. Selama kendaraan yang lewat tidak melebihi kapasitas 8 ton, keamanan struktur tetap terjamin,” tegasnya.

    Fokus Jalan Protokol di 2026

    ​Terkait pembangunan sisi jembatan sebelahnya, Hadi menjelaskan bahwa Pemkab belum mengalokasikan anggaran tahun ini. Pemerintah saat ini memilih fokus pada pembenahan jalan protokol yang menghubungkan Tideng Pale Timur hingga Seludau melalui skema multiyears yang direncanakan pada tahun 2026.

    Baca Juga:  Gas Pol Menuju Indonesia Emas! Gubernur Zainal Siap "Berlari Kencang" Wujudkan Visi Presiden Prabowo

    ​“Tahun ini konsentrasi kita adalah perbaikan jalan protokol terlebih dahulu. Untuk tahap kedua jembatan, tetap masuk dalam rencana jangka panjang kami,” tutupnya. (

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU