Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, menegaskan bahwa Pemprov Kaltara akan terus mengawal komitmen tersebut, meskipun terjadi pergantian Menteri Keuangan di tingkat pusat.
Menurutnya, dukungan anggaran tersebut penting untuk menunjang pembangunan infrastruktur, terutama konektivitas yang menjadi kebutuhan strategis bagi masyarakat di berbagai wilayah Kaltara.
“Itu janji dari pemerintah pusat. Tetap kita kejar supaya bisa terealisasi secepatnya untuk Kaltara,” ungkap Denny.
Ia menjelaskan, penyaluran dukungan anggaran dilakukan secara bertahap. Karena itu, Pemprov Kaltara terus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait maupun balai teknis agar proses realisasi dapat berjalan lebih cepat.
Pemerintah daerah, lanjutnya, juga siap memenuhi kebutuhan administrasi dan teknis yang diperlukan untuk mendukung percepatan pelaksanaan program tersebut.
“Dari kementerian juga, dari balai juga, kita sama-sama dorong. Apa yang dibutuhkan mereka, itu yang kita siapkan untuk mempercepat realisasi sisanya,” tegasnya.
Konektivitas Butuh Dukungan Anggaran Besar
Denny mengatakan, pembangunan konektivitas di Kaltara membutuhkan pembiayaan yang tidak sedikit. Luas wilayah dan kondisi geografis yang beragam menjadi tantangan tersendiri dalam pembangunan infrastruktur, terutama di daerah yang membutuhkan akses transportasi lebih memadai.
Dalam kondisi tersebut, dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu faktor penting untuk melengkapi kemampuan fiskal daerah yang terbatas.
Pemprov Kaltara pun terus berupaya membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat agar program pembangunan strategis dapat berjalan sesuai kebutuhan daerah.
Menurut Denny, percepatan realisasi anggaran akan membantu mendorong pelaksanaan pembangunan konektivitas sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat.
Berharap Terealisasi Tahun Ini
Pemprov Kaltara berharap sisa dukungan anggaran sekitar Rp100 miliar tersebut dapat direalisasikan pada 2026. Pemerintah daerah meminta agar proses yang masih berjalan dapat segera dituntaskan tanpa penundaan lebih lanjut.
“Kalau saya berharap tahun ini. Jangan ditunda lagi,” harap Denny.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltara akan terus mengawal perkembangan realisasi dukungan tersebut melalui koordinasi bersama kementerian dan instansi teknis terkait.
Upaya ini diharapkan dapat memperkuat pembiayaan pembangunan infrastruktur konektivitas sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Utara.




