spot_img
More
    spot_img

    Jembatan Spiritual di Porsas: Kala Pemimpin dan Rakyat Duduk Bersama

    WARTA, NUNUKAN — Ramadhan selalu punya cara unik untuk meluruhkan sekat antara birokrasi dan realita sosial. Di bawah naungan atap Masjid Jami’ Al-Ikhlas, di Kawasan Porsas, suasana Senin (2/03/26) sore itu terasa berbeda. Bukan sekadar agenda protokoler, kehadiran Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, SE., beserta jajaran pejabat daerah dalam Safari Ramadhan 1447 H kali ini, terasa seperti sebuah upaya merajut kembali tali silaturahmi yang tulus dengan warga Kelurahan Nunukan Timur.

    ​Mendengar untuk Membangun

    ​Esensi dari kepemimpinan sejati bukanlah tentang memberi perintah dari balik meja, melainkan tentang kesediaan untuk duduk bersila dan mendengar. Dalam sambutannya, Bupati Irwan menegaskan bahwa Safari Ramadhan ini adalah momentum baginya untuk menyerap aspirasi langsung dari akar rumput.

    ​”Saya selaku Pemerintah Daerah tentunya juga harus mendengarkan masukan dan kritikan untuk membangun Daerah Kabupaten Nunukan ini,” ungkapnya dengan nada rendah hati.

     

    ​Dialog ini menjadi krusial. Di hadapan para tokoh agama dan ulama, Bupati memosisikan diri bukan hanya sebagai pembuat kebijakan, tetapi sebagai mitra masyarakat dalam menghadapi tantangan daerah ke depan.

    ​Kebersihan: Atensi Presiden di Level Lokal

    ​Ada pesan menarik yang terselip di sela-sela suasana khidmat tersebut. Bupati Irwan memberikan penekanan khusus pada isu kebersihan lingkungan. Mengingat hal ini merupakan atensi langsung dari Presiden, beliau mengimbau seluruh perangkat RT dan tokoh masyarakat untuk menggalakkan kembali budaya kerja bakti.

    ​Harapannya sederhana namun berdampak besar: lingkungan yang bersih minimal seminggu atau dua minggu sekali. Ini adalah pengingat bahwa iman dan ketaatan selama bulan suci juga harus tercermin dalam kepedulian kita terhadap kelestarian lingkungan tempat kita tinggal.

    ​Keberkahan yang Terbagi

    ​Menjelang berbuka puasa, acara mencapai puncaknya dengan penyerahan bantuan secara simbolis. Pemerintah Daerah menunjukkan komitmennya dalam mendukung sarana ibadah dan pendidikan agama melalui penyaluran dana bantuan dengan total ratusan juta rupiah kepada berbagai masjid, musholah, hingga TPQ di wilayah tersebut.

    Baca Juga:  Bupati Nunukan Sambut Hangat Gubernur Kaltara dalam Momen Safari Ramadhan

    Daftar Penerima Manfaat Safari Ramadhan:

    • Masjid Jami Nurul Aisyiyah, Masjid Al-Azis, Musholah Baitul Rahman, & TPQ Abata: Masing-masing Rp50.000.000.
    • Masjid Jami Al-Ikhlas Porsas: Rp25.000.000 (beserta bantuan sajadah secara terpisah).
    • Masjid SMPN 2 Nunukan, Masjid Al-Mustofa, & TK-TPA/TPQ Daarul Falaah: Masing-masing Rp20.000.000.

    ​Langkah ini seolah menegaskan bahwa pembangunan di Nunukan tidak hanya menyasar aspek fisik atau infrastruktur jalan semata, tetapi juga memperkuat fondasi spiritual dan karakter generasi muda melalui dukungan pada institusi keagamaan.

    ​Safari Ramadhan di Masjid Jami’ Al-Ikhlas ini akhirnya bukan sekadar seremoni buka puasa bersama. Ia adalah perayaan tentang keterbukaan, tanggung jawab kolektif terhadap kebersihan, dan semangat berbagi yang menjadi nyawa bagi Kabupaten Nunukan yang lebih baik.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU