WARTA, NUNUKAN — Pembangunan Jalan Usaha Tani di Kabupaten Nunukan terus menunjukkan progres positif. Hingga November 2025, panjang jalan tani yang sudah tuntas dibangun mencapai sekitar 75 kilometer. Pemerintah daerah optimistis target 100 kilometer dapat tercapai sesuai arah kebijakan poin 3 dari 17 Arah Baru menuju Perubahan Bupati H. Irwan Sabri, S.E., dan Wakil Bupati Nunukan Hermanus, S.Sos.
Kepala DKPP Nunukan, Masniadi, S.Hut., M.A.P., melalui Kepala Bidang Pangan, Sambio, menyampaikan bahwa seluruh pekerjaan berjalan lancar.
“Alhamdulillah progres fisiknya sudah 75 kilometer. Insyaallah di akhir tahun bisa tembus lebih dari 100 kilometer,” ujarnya di ruang kerjanya, Kamis (20/11/2025).
115 Paket Pembangunan di Berbagai Kecamatan
Sambio menjelaskan bahwa tahun ini pembangunan jalan tani mencakup pembukaan badan jalan baru, peningkatan, hingga rehabilitasi. Total ada 115 paket pekerjaan yang tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Pulau Sebatik, Nunukan, Sei Menggaris, Tulin Onsoi, Lumbis, dan Lumbis Ogong.
“Semua paket sudah kontrak, bahkan sebagian sudah rampung secara fisik dan keuangan. Anggarannya bersumber dari APBD murni, pergeseran, dan anggaran perubahan,” jelasnya.
Meski begitu, masih ada beberapa wilayah yang belum dapat dialokasikan anggaran tahun ini, termasuk Lumbis Pansiangan dan Lumbis Hulu. Namun pemerataan pembangunan tetap menjadi komitmen pemerintah daerah.
“Ada satu paket di Krayan Selatan yang sangat mendesak sehingga masuk anggaran perubahan. Itu pun sedang kita kebut, dan insyaallah pertengahan Desember sudah 100 persen selesai,” tambahnya.
Manfaat Besar bagi Produktivitas Petani
Sambio menekankan bahwa jalan usaha tani sangat penting untuk memudahkan petani mengakses lahan dan mengangkut hasil panen. Ia berharap pembangunan ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memperbaiki konektivitas antarwilayah.
“Target kita bukan hanya mengejar angka, tetapi memastikan jalan ini benar-benar digunakan dan bermanfaat. Tahun depan kelompok tani bisa mengusulkan peningkatan supaya jalannya lebih kuat dan tidak cepat rusak,” ujarnya.
Dengan progres yang dinilai stabil dan cuaca yang masih mendukung, DKPP optimistis seluruh paket pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu.
“Kami ingin semua selesai sesuai target, dan manfaatnya langsung dapat dirasakan masyarakat,” pungkas Sambio.




