WARTA, TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalimantan Utara tengah mempersiapkan pelaksanaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakor Teknis) yang dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai forum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam pengembangan sektor transportasi daerah.
Kepala Dishub Kaltara, Idham Chalid Darmawan, mengatakan Rakor Teknis menjadi sarana penting untuk menyerap aspirasi daerah sekaligus memetakan persoalan transportasi yang dihadapi masing-masing wilayah.
“Forum ini memberi ruang bagi Dishub kabupaten dan kota untuk menyampaikan kondisi di lapangan, baik terkait kebutuhan armada, pengembangan layanan transportasi, maupun gagasan inovatif yang dapat meningkatkan mobilitas masyarakat,” ujarnya, Kamis (4/12/2025).
Seluruh usulan yang masuk, lanjut Idham, akan dihimpun dan dikaji secara menyeluruh. Program yang sejalan dengan kewenangan pemerintah provinsi akan disinkronkan dengan rencana kerja Dishub Kaltara pada tahun berikutnya.
“Silakan sampaikan usulan yang menjadi prioritas. Selama itu berada dalam ranah kewenangan provinsi, tentu akan kami pelajari dan sesuaikan dengan arah pembangunan transportasi daerah,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Idham juga menekankan pentingnya pemahaman yang sama terkait pembagian kewenangan antarlevel pemerintahan. Ia menyebut masih kerap terjadi anggapan keliru bahwa pengadaan kendaraan layanan publik sepenuhnya menjadi tanggung jawab provinsi.
“Pengadaan kendaraan seperti mobil pelajar, skylift, atau kendaraan operasional lainnya pada dasarnya merupakan kewenangan kabupaten dan kota. Provinsi lebih berperan pada fungsi koordinasi dan penyelarasan kebijakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyaluran bus pada beberapa tahun lalu dilakukan melalui bantuan dari Kementerian Perhubungan, bukan dari pengadaan pemerintah provinsi. Seiring berjalannya waktu, sebagian armada tersebut kini sudah tidak optimal akibat faktor usia dan keterbatasan perawatan di daerah penerima.
Melalui Rakor Teknis 2026, Dishub Kaltara berharap kolaborasi lintas wilayah dapat semakin solid. Dengan koordinasi yang kuat antara provinsi dan kabupaten/kota, pembangunan transportasi di Kalimantan Utara diharapkan berjalan lebih terencana, efektif, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Sinergi adalah kunci. Jika perencanaan dilakukan bersama, maka sistem transportasi daerah yang aman, efisien, dan berkelanjutan dapat kita wujudkan,” pungkas Idham.




