spot_img
More
    spot_img

    Dishub Gandeng Masyarakat dalam Misi Berat: “Mengubah Perilaku” Sadar Sampah di Pelabuhan Tarakan

    WARTA, TARAKAN — Plh Kepala Bidang Pelayaran Operasional Dishub Kaltara, Massahara, menegaskan bahwa pihaknya tengah gencar mendorong peningkatan standar kebersihan di Pelabuhan Tengkayu I Tarakan. Menurutnya, pelabuhan yang menjadi simpul utama transportasi perairan antar kabupaten/kota di Kaltara ini harus mencerminkan wajah daerah, meskipun upaya tersebut diakui tidak mudah.

    “Ini bagian dari inisiatif untuk menjadikan Pelabuhan Tengkayu I sebagai cerminan citra daerah. Kelihatannya sederhana, tapi berat dilakukan karena tantangannya adalah mengubah kebiasaan masyarakat,” ungkapnya, Jumat (21/11/2025).

    Massahara menjelaskan, tantangan kebersihan di Pelabuhan Tengkayu I lebih kompleks dibandingkan pelabuhan lain seperti Pelabuhan Kayan II Kab Bulungan atau Nunukan. Volume penumpang yang tinggi dan fungsinya sebagai simpul perjalanan ke seluruh kabupaten di Kaltara membuat kebutuhan pengelolaan kebersihan harus lebih serius.

    “Khususnya di Pelabuhan Tengkayu I, isu kebersihan terutama kondisi toilet sempat menjadi sorotan tajam dari DPRD Kaltara,” bebernya.

    Menindaklanjuti hal tersebut, Dishub bersama manajemen pelabuhan telah mengambil langkah konkret, termasuk menempatkan petugas kebersihan khusus di area toilet dan memastikan pembersihan dilakukan secara rutin. Bahkan, wacana penyerahan pengelolaan pelabuhan kepada pihak ketiga sempat mengemuka sebagai langkah untuk meningkatkan efisiensi dan profesionalisme pelayanan.

    Peran Kunci Masyarakat dan Evaluasi Berkelanjutan

    Massahara menekankan bahwa keberhasilan menjaga kebersihan pelabuhan tidak hanya bergantung pada petugas, melainkan sangat membutuhkan peran aktif masyarakat.

    “Kami terus memberikan pelayanan terbaik, tapi ya itu tadi… mohon kerja sama dan dukungan dari mereka. Salah satunya, ya membuang sampah pada tempatnya,” ujarnya.

    Ia mengakui bahwa mengubah perilaku masyarakat soal sampah bukan hal yang bisa diselesaikan dalam sehari. Meski tempat sampah sudah tersedia di lokasi yang dekat, kebiasaan membuang sampah sembarangan masih membutuhkan waktu untuk diubah.

    Baca Juga:  Tinjau Infrastruktur, Wagub Kaltara Dorong Perusahaan Berkontribusi Perbaiki Jalan

    Namun, Dishub memastikan upaya tidak berhenti. Koordinasi rutin akan dimanfaatkan untuk menyampaikan imbauan hingga ke tingkat kabupaten. Sejumlah perbaikan dan sterilisasi di area pelabuhan juga mulai menunjukkan hasil. Pengguna jasa kini perlahan membiasakan diri lebih tertib, terutama di area drop zone.

    “Konsep kebersihan yang diterapkan di Tarakan ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi pelabuhan lain seperti di KTT dan Malinau,” tambah Massahara.

    Ia menegaskan komitmen Dishub untuk menjaga keindahan dan kenyamanan pelabuhan sebagai gerbang maritim Kalimantan Utara.

    “Pesan intinya, bersihnya Pelabuhan Tarakan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi hasil kolaborasi Dishub, mitra, dan kesadaran setiap pengguna jasa untuk membuang sampah pada tempatnya,” pungkasnya. (*)

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU