WARTA, TANJUNG SELOR — Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menunjukkan komitmennya dalam modernisasi layanan transportasi sekaligus memperkuat inklusi sosial. Pemerintah Provinsi Kaltara secara resmi memperkenalkan Digi-Port (Digitalisasi Pelabuhan), sebuah inovasi yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan kepelabuhanan.
Transformasi Layanan Pelabuhan di Era Digital
Diluncurkan pada September lalu, Digi-Port berfokus pada digitalisasi penuh layanan kepelabuhanan, terutama sistem pembayaran retribusi jasa. Kini, seluruh transaksi dapat dilakukan tanpa uang tunai melalui transfer bank, QRIS, maupun mesin EDC.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara, Idham Chalid Darmawan, menegaskan bahwa penerapan sistem digital ini akan memangkas birokrasi dan menghadirkan tata kelola yang lebih akuntabel.
“Harapannya, sistem digital ini bisa menyederhanakan administrasi, mengamankan pendapatan daerah, dan meningkatkan akuntabilitas,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).
Diskon Tiket Seumur Hidup untuk Penyandang Disabilitas
Selain inovasi digital, Dishub Kaltara juga memberikan kabar baik bagi penyandang disabilitas. Pemerintah menghadirkan diskon permanen sebesar 20 persen untuk tiket speedboat reguler.
“Diskon 20 persen ini berlaku seumur hidup di hari biasa. Bahkan saat angkutan besar seperti Natal dan Tahun Baru (Nataru), potongan bisa meningkat hingga 50 persen,” jelas Idham.
Fasilitas ini dapat digunakan dengan kartu identitas disabilitas, yang diterbitkan melalui kerja sama antara Pemprov Kaltara dan yayasan penyandang disabilitas. Ia menegaskan, Kaltara menjadi provinsi pertama yang menginisiasi sistem kartu identitas khusus tersebut.
Kebijakan ini, kata Idham, merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas aksesibilitas layanan transportasi.
“Ini upaya mendorong partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam kegiatan ekonomi dan sosial,” pungkasnya.




