WARTA, TANJUNG SELOR – Ribuan warga memadati Lapangan Agatis, Tanjung Selor, untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang, Rabu (27/5/2026).

Pelaksanaan salat berlangsung khidmat sejak pukul 07.15 Wita dengan pengamanan dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait. Momentum Hari Raya Iduladha dimanfaatkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara untuk memperkuat semangat kepedulian sosial, kebersamaan, dan budaya berbagi kepada masyarakat.
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menegaskan bahwa Iduladha mengandung nilai keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail mengajarkan tentang ketaatan kepada Allah SWT serta ketulusan dalam menjalankan perintah-Nya,” ujar Zainal.
Ia menilai semangat berkurban tidak hanya dimaknai sebagai ibadah ritual semata, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
Zainal juga mengajak masyarakat Kalimantan Utara untuk terus menjaga persatuan dan memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.
“Mari jadikan Iduladha sebagai momentum mempererat silaturahmi, meningkatkan empati, dan membangun kebersamaan untuk Kalimantan Utara yang lebih baik,” katanya.
Pada perayaan Iduladha tahun ini, Pemerintah Provinsi Kaltara menyalurkan sebanyak 65 ekor hewan kurban. Jumlah tersebut terdiri dari 58 ekor sapi bantuan Pemprov Kaltara dan 7 ekor sapi bantuan kemasyarakatan dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Usai pelaksanaan salat, Gubernur Zainal menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada pengurus Masjid At-Tawwaab Tanjung Selor, Basmar. Hewan kurban tersebut selanjutnya akan didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima.
Pemprov Kaltara memastikan seluruh hewan kurban telah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan guna menjamin keamanan serta kelayakan konsumsi masyarakat. (*)




