WARTA, TANJUNG SELOR — Upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) aparatur terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara menegaskan bahwa seluruh ASN wajib mengikuti asesmen sebagai instrumen untuk mengukur kemampuan dan profesionalisme secara objektif.
Plt. Kepala BKD Kaltara, Andi Amriampa, menjelaskan bahwa asesmen bukan hanya ditujukan bagi pejabat eselon, tetapi berlaku bagi seluruh ASN tanpa terkecuali. Tujuannya, memastikan penilaian kinerja dilakukan secara transparan dan terukur.
“Bukan hanya eselon, semua ASN seharusnya mengikuti asesmen. Ini penting untuk melihat kemampuan mereka secara objektif,” ujarnya.
Selama tahun 2024, BKD Kaltara turut meraih sejumlah apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena dinilai berkomitmen membangun kultur profesionalisme aparatur.
Andi menyebut capaian tersebut tidak lepas dari konsistensi Pemprov Kaltara dalam menjadikan asesmen sebagai dasar menilai kompetensi pegawai.
“Dengan adanya tolak ukur yang jelas, kita bisa memastikan apakah ASN sudah bekerja sesuai standar pemerintah atau belum. Alhamdulillah kita selalu masuk 5 besar nasional untuk kategori profesionalisme ASN,” terangnya.
Ia menambahkan, asesmen menjadi bagian penting untuk meningkatkan kualitas SDM di lingkungan Pemprov.“Asesmen ini memengaruhi banyak aspek, termasuk proses kenaikan pangkat. Karena itu, hasil asesmen selalu kami jadikan indikator utama dalam menilai kinerja,” pungkasnya.




