WARTA, TANJUNG SELOR – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama PLN berkomitmen mendukung percepatan penyelesaian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Provinsi Kalimantan Utara.
Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, yang diwakili Sekretaris BPBD Kaltara, Andre Junianto Patongloa, bersama jajaran beserta Direktur Pengelolaan Logistik dan Peralatan BNPB, Bambang Surya Putra, M.Kom melakukan pertemuan Manajer UP3 PLN Kalimantan Utara dan pihak kontraktor pembangunan Pusdalops PB.
Menurut Andre, kunjungan BNPB bertujuan memastikan progres pembangunan Pusdalops PB di Kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) berjalan sesuai rencana, termasuk memastikan seluruh kebutuhan penunjang operasional dapat terpenuhi.
Salah satu pembahasan utama adalah ketersediaan jaringan listrik yang handal. “Pusdalops ini adalah pusat komando kebencanaan yang harus siaga 24 jam. Karena itu, pasokan listrik yang stabil menjadi kebutuhan mutlak,” ujarnya, Rabu (6/8).
Andre menambahkan, BNPB juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Kaltara pada Kamis (7/8) untuk membahas kesiapan operasional lebih lanjut. Ia memastikan progres pembangunan Pusdalops PB positif, dengan target bisa segera dimanfaatkan. “Peralatan penunjang sudah siap, tinggal menunggu bangunan utama selesai. Personel pun sudah dibekali pelatihan khusus,” terangnya.
Keberadaan Pusdalops PB diharapkan memperkuat koordinasi penanggulangan bencana di Kaltara, sehingga respon cepat dan efektif dapat diberikan saat terjadi situasi darurat.




