WARTA, TANA TIDUNG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Tana Tidung (KTT), BPBD KTT, Dinas PUPR KTT, dan Inspektorat KTT melakukan monitoring dan evaluasi (monev) progres pelaksanaan Dana Hibah rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Kegiatan ini menyasar dua titik pembangunan tebing penahan longsor dan rehabilitasi jalan di Kecamatan Tanah Lia, KTT.



Program ini merupakan hibah dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada Pemkab Tana Tidung sebagai upaya penanggulangan dan pencegahan bencana longsor.
Tim BPBD Kaltara yang turun ke lapangan dipimpin oleh Syamsuri, S.Hut., M.Si, Analis Kebencanaan Ahli Muda BPBD Kaltara, bersama Azhari, Zulkarnain, dan Nis Umammi. Kehadiran mereka merupakan tindak lanjut instruksi Kepala Pelaksana BPBD Kaltara, Andi Amriampa, untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan.
Monitoring dilakukan di dua lokasi, yakni STA 5+200–STA 5+240 dan STA 8+700–STA 8+850. Saat ini, progres pengerjaan berada pada tahap pembersihan lahan (clearing) dan pemancangan. Meski terdapat keterlambatan akibat kondisi lokasi dan cuaca, pihak pelaksana optimistis target dapat tercapai.
“Kami akan terus memantau agar pekerjaan sesuai spesifikasi dan jadwal yang telah disepakati. Hambatan di lapangan, seperti cuaca, memang mempengaruhi progres, tapi dengan percepatan yang direncanakan, kami yakin pekerjaan bisa selesai tepat waktu,” ujar Syamsuri.
BPBD Kaltara selaku tim verifikasi, pemberi rekomendasi, dan pengawas teknis memastikan akan terus memantau perkembangan proyek hingga tuntas.




