spot_img
More
    spot_img

    DWP Kaltara Dorong Sinergi Keluarga dan Sekolah Cegah Bullying, Wujudkan Lingkungan Aman bagi Anak

    WARTA, TANJUNG SELOR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat peran keluarga, sekolah, dan lingkungan dalam mencegah perundungan (bullying) serta menciptakan ruang yang aman, nyaman, dan ramah bagi tumbuh kembang anak.

    Ajakan tersebut disampaikan Ketua DWP Kaltara, Hj. Sipta Meylina Denny Harianto, S.Psi., M.M., saat menghadiri Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tingkat Provinsi Kalimantan Utara di Kantor Gubernur Kaltara, Kamis (6/8).

    Dalam kesempatan itu, Sipta memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kaltara, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan peringatan Hari Anak Nasional sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan hak dan perlindungan anak.

    “Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Anak-anak juga sangat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara,” ujarnya.

    Menurut Sipta, upaya mencegah bullying tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah. Peran orang tua, guru, teman sebaya, hingga masyarakat menjadi faktor penting dalam membentuk karakter anak yang saling menghormati, menghargai perbedaan, dan memiliki kepedulian terhadap sesama.

    “Anak-anak harus memahami bagaimana menghindari bullying dan belajar saling menghargai agar kasus seperti ini tidak terus berulang,” katanya.

    Ia menegaskan, menciptakan lingkungan yang aman bagi anak merupakan tanggung jawab bersama. Dengan komunikasi yang baik antara keluarga dan sekolah, potensi terjadinya perundungan dapat dicegah sejak dini.

    Selain mengampanyekan pencegahan bullying, DWP Kaltara juga menyatakan komitmennya mendukung berbagai program pemerintah dalam pemenuhan hak anak. Di antaranya mendorong kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA), penguatan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus, serta pelaksanaan program edukasi melalui DWP Mengajar.

    Menurut Sipta, setiap anak memiliki hak yang sama untuk memperoleh pendidikan, perlindungan, dan kesempatan mengembangkan potensi tanpa diskriminasi.

    Baca Juga:  Bupati Nunukan Resmi Lepas 111 Calon Jamaah Haji Kloter 07, Pemkab Tanggung Biaya Keberangkatan dan Kepulangan

    Menutup kegiatan, ia mengajak anak-anak di Kalimantan Utara untuk terus semangat belajar dan memanfaatkan kemajuan teknologi secara bijak sebagai sarana meningkatkan wawasan dan kreativitas.

    “Anak-anak Kaltara memiliki potensi besar untuk bersaing dengan daerah lain. Gunakan teknologi untuk hal-hal yang positif dan terus tingkatkan literasi digital,” pesannya.

    Melalui momentum Hari Anak Nasional, DWP Kaltara berharap kesadaran seluruh elemen masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung lahirnya generasi Kalimantan Utara yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU