spot_img
More
    spot_img

    Pemprov Kaltara Luncurkan SINERGI, UMKM Siap Jadi Mitra Industri Besar

    WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) resmi meluncurkan program unggulan SINERGI Kaltara (Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara) sebagai strategi memperkuat keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam rantai pasok kawasan industri yang terus berkembang di provinsi termuda Indonesia tersebut.

    Peluncuran program dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltara, H. Denny Harianto, S.E., M.M., bertepatan dengan penutupan Festival Rakyat 2026 di Lapangan Agatis, Tanjung Selor, Senin (20/7) malam.

    Denny mengatakan, kehadiran SINERGI Kaltara menjadi bentuk komitmen pemerintah agar geliat investasi dan pertumbuhan kawasan industri mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM lokal.

    “Kita tidak ingin UMKM kita hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Melalui SINERGI Kaltara, kita akan menjembatani kesenjangan tersebut,” tegas Denny.

    Ia menjelaskan, SINERGI Kaltara dirancang sebagai platform yang mempertemukan kebutuhan perusahaan-perusahaan besar dengan potensi produk dan jasa UMKM daerah. Melalui sistem tersebut, pelaku usaha lokal diharapkan memperoleh akses pasar yang lebih luas, kemitraan yang berkelanjutan, hingga kesempatan menjadi bagian dari rantai pasok industri berskala nasional maupun global.

    Menurut Denny, penguatan sektor UMKM menjadi salah satu kunci agar pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bertumpu pada investasi besar, tetapi juga mampu menciptakan pemerataan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

    Keberhasilan Festival Rakyat 2026 yang berlangsung sejak 9 hingga 20 Juli juga menjadi indikator besarnya potensi ekonomi lokal. Berdasarkan data panitia, kegiatan tersebut mencatat perputaran ekonomi masyarakat yang cukup tinggi sekaligus menunjukkan semakin meningkatnya kualitas dan daya saing produk UMKM Kaltara.

    Pemprov Kaltara pun mengapresiasi komitmen sejumlah perusahaan dan investor yang siap membuka ruang kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Kolaborasi tersebut diyakini menjadi fondasi penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif.

    Baca Juga:  Polresta Bulungan Libatkan Tim Labfor Usut Kebakaran Tragis yang Tewaskan Remaja Putri

    “Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat untuk mendorong UMKM Kaltara naik kelas, memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing produk lokal hingga ke pasar global,” ujar Denny.

    Melalui SINERGI Kaltara, Pemprov menargetkan terbentuknya ekosistem ekonomi yang saling terhubung antara industri dan UMKM. Dengan demikian, setiap investasi yang masuk tidak hanya mendorong pertumbuhan kawasan industri, tetapi juga menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan pelaku UMKM, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU