WARTA, TANJUNG SELOR — Sektor kegeologian di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada tahun 2026 menunjukkan dinamika dan progres yang signifikan. Di bawah komando Kepala Bidang Geologi dan Air Tanah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kaltara, Trimulbar, S.T., instansi ini terus memperkuat tata kelola pengusahaan air tanah, percepatan penetapan kawasan karst, serta pengembangan potensi geowisata daerah.
Langkah strategis ini diambil guna memastikan pemanfaatan sumber daya alam yang berbasis lingkungan, berkelanjutan, serta mendongkrak potensi ekonomi lokal di Bumi Benuanta.
Salah satu program prioritas utama Bidang Geologi dan Air Tanah ESDM Kaltara pada tahun 2026 adalah terus mematangkan proses pengusulan Geopark Batu Benau Sajau agar resmi ditetapkan sebagai geopark nasional pertama di Kaltara.
“Bahwa berbagai tahapan strategis telah dilalui secara bertahap sejak identifikasi potensi awal. Kehadiran geopark ini diyakini tidak hanya melestarikan warisan geologi (geological heritage), tetapi juga menjadi pusat edukasi dan penggerak ekonomi kerakyatan berbasis pariwisata hijau di Kaltara.,” terangnya.
Selain pengembangan geopark, Dinas ESDM Kaltara melalui bidang geologi juga fokus mengawal usulan percepatan penetapan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) di Kabupaten Bulungan.
“Langkah perlindungan kawasan karst ini dinilai krusial mengingat fungsinya yang sangat vital sebagai pengatur tata air bawah tanah, penyerap karbon, serta ekosistem unik yang harus dijaga dari kerusakan lingkungan akibat eksploitasi yang tidak terkendali.,” jelasnya.
Di tengah laju pertumbuhan industri dan investasi yang meningkat di Kaltara, Bidang Geologi dan Air Tanah memperketat instrumen perizinan dan pengendalian, salah satunya melalui penerbitan Surat Izin Pemanfaatan Air Tanah (SIPA).
Kebijakan ini diterapkan untuk memastikan setiap kegiatan pemanfaatan air tanah oleh badan usaha maupun instansi mematuhi kaidah konservasi. Hal tersebut bertujuan mencegah terjadinya penurunan muka tanah, intrusi air laut, serta menjaga ketersediaan cadangan air bersih bagi masyarakat jangka panjang.
“Melalui berbagai program terobosan di tahun 2026 ini, Trimulbar beserta jajaran di Bidang Geologi dan Air Tanah berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan inventarisasi kegeologian. Dinas ESDM Kaltara berupaya menyelaraskan antara kebutuhan investasi pembangunan daerah dengan aspek perlindungan lingkungan dan kelestarian geologi demi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Utara.,” pungkasnya.




