WARTA, MALINAU – Kabupaten Malinau resmi bersiap menyambut amanah besar sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) tahun 2026. Perhelatan akbar ini diprediksi akan berlangsung pada medio Juni atau Juli 2026 mendatang.
Sekretaris Daerah (Sekda) Malinau, Ernes Silvanus, menegaskan bahwa komitmen pemerintah daerah bukan sekadar mengejar sukses penyelenggaraan, melainkan membawa misi spiritual yang mendalam bagi masyarakat.
Persiapan Matang Sejak Dini
Meski jadwal pasti masih menunggu ketetapan resmi dari Pemerintah Provinsi Kaltara, Pemkab Malinau telah bergerak cepat mengamankan aspek administrasi dan teknis.
-
- Estimasi Waktu: Akhir Juni atau awal Juli 2026.
- Status Administrasi: Protap penetapan tuan rumah telah diajukan dan sedang dalam proses finalisasi di tingkat provinsi.
- Target: Sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, dan sukses syiar.
”Nilai utama MTQ adalah bagaimana Al-Qur’an benar-benar hidup dan diamalkan dalam keseharian, bukan hanya menjadi lantunan indah saat perlombaan,” ujar Ernes Silvanus, Rabu (21/01/26).
Langkah Strategis: Dimulai dari Tingkat Kabupaten
Sebagai pemanasan sekaligus ajang seleksi, Pemkab Malinau akan menggelar MTQ tingkat Kabupaten tepat setelah Hari Raya Idulfitri. Jadwal ini dipilih secara taktis agar tidak mengganggu kekhusyukan bulan Ramadan dan memberikan waktu bagi peserta yang baru saja kembali dari mudik.
Upaya Penguatan Kapasitas Peserta:
-
-
- Pembinaan Berkelanjutan: LPTQ Malinau di bawah kepemimpinan Asisten I, Kamran Daik, telah mulai menggembleng qori dan qoriah melalui Ikatan Persaudaraan Qori-Qoriah (IPQO).
- Pembentukan Panitia: Panitia tingkat kabupaten segera dibentuk dalam waktu dekat agar akselerasi persiapan teknis tidak terhambat kendala administrasi.
-
Optimisme Tuan Rumah
Dengan waktu persiapan yang cukup panjang, Pemkab Malinau optimistis mampu menyuguhkan fasilitas dan sarana prasarana terbaik bagi para kafilah dari seluruh penjuru Kalimantan Utara. Fokus utama saat ini adalah memastikan keselarasan antara kesiapan fisik infrastruktur dengan kesiapan mental para peserta lokal agar mampu bersaing di level provinsi.
Melalui MTQ 2026, Malinau ingin membuktikan diri bukan hanya sebagai tuan rumah yang ramah, tetapi juga sebagai daerah yang berkomitmen kuat dalam menjaga nilai-nilai religius di Bumi Intimung.




