spot_img
More
    spot_img

    Wabup Nunukan Pimpin Upacara Otda ke-30, Tekankan Inovasi dan Sinergi untuk Kesejahteraan Daerah

    WARTA, NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan menggelar upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di halaman Kantor Bupati Nunukan, Senin (27/4). Upacara dipimpin langsung Wakil Bupati Nunukan, Hermanus, sebagai momentum memperkuat komitmen pembangunan daerah berbasis desentralisasi.

    Peringatan Hari Otonomi Daerah sendiri merujuk pada Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 yang menetapkan 25 April sebagai hari refleksi atas pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia.

    Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menitikberatkan pada penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

    Dalam sambutannya, Hermanus menegaskan empat poin utama yang harus menjadi perhatian pemerintah daerah ke depan. Pertama, peningkatan kinerja pemerintah daerah dengan memaksimalkan pelayanan di sektor prioritas seperti pendidikan dan kesehatan, serta penguatan sumber daya manusia.

    Kedua, penguatan inovasi daerah melalui pemanfaatan teknologi, penyederhanaan birokrasi, dan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

    Ketiga, pentingnya sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat, dengan menghindari ego sektoral demi mempercepat pembangunan.

    Keempat, penguatan tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel agar setiap program dan anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

    “Setiap kebijakan dan anggaran harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

    Selain itu, Hermanus juga menyoroti pentingnya optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebagai fondasi kemandirian fiskal daerah.

    Ia turut menyampaikan apresiasi kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan Kabupaten Nunukan hingga seperti saat ini.

    “Ke depan, kita harus menjaga dan mengoptimalkan aset otonomi daerah demi keberlanjutan pembangunan bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

    Baca Juga:  Pemprov Rapat Bersama Kementrans Percepat Pelepasan HPL Sekolah Rakyat di Kaltara

    Dalam amanat yang dibacakan, Kementerian Dalam Negeri juga menekankan sejumlah poin strategis, di antaranya peningkatan kinerja dan kompetensi aparatur, optimalisasi APBD untuk pertumbuhan ekonomi dan pengendalian inflasi, penguatan kapasitas daerah, serta pemanfaatan potensi lokal secara maksimal.

    Upacara ini diikuti para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Nunukan.

    Melalui peringatan ini, Pemkab Nunukan berharap semangat otonomi daerah tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi benar-benar diwujudkan dalam pelayanan publik yang lebih baik, inovatif, dan berpihak kepada masyarakat.

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU