spot_img
More
    spot_img

    Wagub Ingkong Ala Buka Turnamen Sumpit di Pesta Panen Teras Nawang

    WARTA, TANJUNG SELOR – Semarak Pesta Panen di Desa Teras Nawang semakin terasa dengan digelarnya Turnamen Sumpit yang secara resmi dibuka Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, di Lapangan Sepak Bola Teras Nawang, Sabtu (18/4).

    Kegiatan ini tak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga wujud nyata pelestarian budaya lokal di tengah arus modernisasi. Olahraga tradisional khas Dayak ini kembali mendapat ruang, sekaligus menghidupkan nilai-nilai kearifan lokal yang diwariskan turun-temurun.

    Sebanyak 80 peserta dari berbagai desa di Kabupaten Bulungan turut ambil bagian dalam turnamen yang menguji ketepatan, fokus, dan ketenangan ini. Tingginya partisipasi menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap olahraga tradisional masih sangat kuat.

    Dalam sambutannya, Wagub Ingkong memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa menyumpit bukan sekadar kompetisi, melainkan simbol identitas budaya yang harus dijaga bersama.

    “Turnamen ini bukan hanya soal ketepatan mengenai sasaran, tapi juga upaya menjaga warisan budaya agar tetap hidup,” ujarnya.

    Lebih jauh, ia menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melestarikan budaya daerah. Menurutnya, sumpit bukan hanya alat tradisional, tetapi juga mencerminkan ketangkasan, kesabaran, dan kearifan masyarakat Dayak.

    Selain sebagai ajang perlombaan, turnamen ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga. Kebersamaan yang terbangun dalam suasana pesta panen memperkuat nilai gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat setempat.

    Pesta panen sendiri merupakan tradisi tahunan sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah. Kehadiran turnamen sumpit di dalamnya semakin memperkaya makna perayaan, menggabungkan unsur budaya, olahraga, dan kebersamaan dalam satu momentum.

    Dengan kegiatan seperti ini, diharapkan warisan budaya Kaltara tidak hanya bertahan, tetapi juga semakin dikenal dan dicintai oleh generasi penerus.

    Baca Juga:  Roadmap “Manis Kaltara”: Upaya Rehabilitasi Mangrove untuk Pembangunan Berkelanjutan

    SHARE:

    BERITA TERKAIT

    REKOMENDASI

    spot_img

    BERITA TERPOPULER

    spot_img

    BERITA TERBARU