WARTA, TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi banjir dan perubahan cuaca ekstrem. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menghadirkan kemudahan akses informasi hidrologi melalui platform digital Sistem Informasi Sumber Daya Air (SISDA) Kaltara.
Melalui Bidang Sumber Daya Air pada Dinas PUPR Perkim Kaltara, masyarakat kini dapat memantau kondisi tinggi muka air (TMA) dan curah hujan secara mandiri, cepat, dan akurat.
Platform SISDA dapat diakses melalui laman resminya dan menyajikan berbagai informasi penting, mulai dari data hidrologi terkini hingga berita terkait kondisi cuaca dan potensi banjir yang diperbarui secara berkala.
Mudah Diakses Semua Kalangan
Bidang SDA memastikan sistem ini dirancang sederhana agar mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Pengguna hanya perlu membuka situs SISDA melalui ponsel atau komputer, kemudian memilih menu yang tersedia untuk mendapatkan informasi terbaru.
Untuk melihat data TMA dan curah hujan, pengguna cukup menggulir halaman dan memilih titik pemantauan atau pos hidrometri yang diinginkan. Data yang ditampilkan berasal dari jaringan pemantauan resmi yang dikelola pemerintah dan diperbarui secara rutin.
Data Real-Time untuk Antisipasi Bencana
Kehadiran SISDA menjadi bagian penting dalam upaya mitigasi bencana hidrometeorologi di Kaltara. Dengan akses data yang cepat dan akurat, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah antisipatif lebih dini, terutama saat memasuki puncak musim hujan.
Selain melalui website, masyarakat juga dianjurkan mengikuti kanal informasi resmi seperti akun Instagram @sdakaltara yang rutin membagikan update kondisi banjir, data harian, serta edukasi pengelolaan sumber daya air.
“Dengan kemudahan akses informasi ini, kami berharap masyarakat tetap waspada sekaligus terinformasi,” demikian imbauan Bidang SDA.
Pemerintah pun mengingatkan masyarakat untuk terus mencermati perubahan cuaca dan kondisi lingkungan sekitar guna meminimalkan risiko dampak bencana, khususnya banjir yang kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat.




