WARTA, JAKARTA – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat konsolidasi organisasi. Melalui Rapat Pimpinan (Rapim) Pengurus Pusat yang digelar di Sekretariat PSMTI Pusat, Jakarta, Rabu (21/01/2026), organisasi sosial ini mematangkan sejumlah agenda besar yang berorientasi pada pengabdian masyarakat dan penguatan visi kebangsaan.
Fokus Utama: Dari Imlek Nasional hingga Aksi Sosial Nyata
Rapat yang dipimpin langsung oleh Sekretaris Umum PSMTI, Peng Suyoto, membahas langkah-langkah strategis untuk tahun 2026. Salah satu sorotan utama adalah persiapan Perayaan Imlek Nasional 2026 yang akan dihelat oleh Kementerian Agama RI di Lapangan Banteng, Jakarta.
Tak hanya soal seremoni, PSMTI juga tancap gas dalam aksi kemanusiaan. Program pembangunan jembatan gantung di berbagai wilayah pelosok menjadi agenda prioritas. Langkah ini diambil sebagai kontribusi nyata PSMTI dalam meningkatkan aksesibilitas dan kesejahteraan ekonomi masyarakat di daerah terpencil.
Estafet Kepemimpinan: Munas PSMTI September 2026
Forum strategis ini juga secara resmi menetapkan jadwal Musyawarah Nasional (Munas) PSMTI yang akan diselenggarakan pada 28 September 2026. Peng Suyoto dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Munas untuk memastikan transisi dan keberlanjutan organisasi berjalan mulus.
Ketua Umum PSMTI, Wilianto Tanta, dalam arahannya menekankan bahwa selama 28 tahun berdiri, PSMTI tetap teguh pada khitahnya sebagai organisasi sosial.
”Kita bekerja untuk masyarakat Indonesia. Saya berharap seluruh pengurus tetap semangat, bersatu, dan guyub. PSMTI adalah wadah pengabdian yang mengedepankan kebersamaan,” tegas Wilianto Tanta.
Apresiasi Kinerja dan Sinergi Lintas Sektoral
Wilianto juga memberikan apresiasi tinggi terhadap performa pengurus pusat yang dinilai semakin solid dan menunjukkan peningkatan kinerja signifikan di bawah koordinasi Sekretaris Umum.
Sebagai bentuk nyata pengembangan organisasi, Rapim kali ini juga diwarnai dengan dua momen penting:
- Sinergi Kesehatan: Penandatanganan MoU antara PSMTI dengan Rumah Sakit Royal Taruma untuk meningkatkan layanan kesehatan bagi anggota dan masyarakat.
- Kolaborasi Strategis: Kehadiran Ketua Dewan Pembina Vertical Rescue Indonesia, Letjen TNI (Purn) A.M. Putranto, yang memberikan cinderamata sebagai simbol kemitraan dalam misi-misi kemanusiaan.
Sekretaris Umum PSMTI, Peng Suyoto, optimis bahwa hasil Rapim ini menjadi modal kuat bagi organisasi untuk melangkah lebih jauh. “Perkembangan positif hari ini adalah dorongan bagi kami untuk terus maju dan memberikan dampak yang lebih luas bagi bangsa,” pungkasnya.




