WARTA, NUNUKAN — Setelah sukses melaksanakan Pelatihan Satpam, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Nunukan kembali melanjutkan program peningkatan kompetensi tenaga kerja melalui Pelatihan Alat Berat Excavator bagi peserta yang telah lolos seleksi.
Plt. Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Produktivitas, H. Ridwan, SE., M.A.P, menjelaskan bahwa pelatihan ini akan dilaksanakan di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Alkon Best Mandiri, Balikpapan, sebuah lembaga pelatihan yang telah berkompetensi dan bersertifikat BNSP, sehingga peserta akan mendapatkan pelatihan yang terstandar dan tersertifikasi.
12 Peserta Terpilih dari Empat Wilayah
Total 12 peserta akan diberangkatkan ke Balikpapan, dengan sebaran wilayah sebagai berikut:
-
5 peserta dari Krayan
-
2 peserta dari Tulin Onsoi
-
1 peserta dari Sembakung
-
4 peserta dari Nunukan
Seluruh peserta telah melalui proses seleksi wawancara yang dilakukan langsung oleh Kepala Distransnaker. Khusus peserta dari Krayan, proses wawancara dilakukan di Kantor Kecamatan Krayan mengingat kondisi geografis wilayah tersebut.
Pelatihan Dimulai 17–28 November 2025
Para peserta akan diberangkatkan oleh staf Distransnaker menuju Balikpapan untuk mengikuti pelatihan yang berlangsung mulai 17 hingga 28 November 2025. Seluruh pembiayaan, termasuk akomodasi dan pelaksanaan pelatihan, menggunakan anggaran APBD Kabupaten Nunukan.
Dorong SDM Berkualitas dan Siap Kerja
Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi pemuda perbatasan yang membutuhkan keterampilan khusus untuk bersaing di dunia kerja.
Ridwan berharap, melalui pelatihan tersebut, peserta dapat memperoleh wawasan, keterampilan teknis, dan pengalaman praktis yang dapat dijadikan modal untuk membuka peluang pekerjaan baru maupun meningkatkan kemampuan kerja mereka.
“Pelatihan ini diharapkan memberikan ilmu dan praktik kerja yang bermanfaat bagi para peserta, sehingga mereka semakin siap bersaing dan memiliki kompetensi yang diakui,” jelasnya.
Program pelatihan alat berat ini menjadi salah satu langkah nyata Distransnaker Nunukan dalam mendorong peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus membuka jalan menuju kemandirian ekonomi masyarakat daerah perbatasan.




