WARTA, NUNUKAN – Upaya menekan angka stunting di wilayah perbatasan terus digencarkan. Kali ini, Tim Penyuluh Keluarga Berencana Puskesmas Sembakung Atap bersama PKK Kecamatan Sembakung dan pemerintah kecamatan menggelar kegiatan bertajuk “Pergerakan Intervensi Stunting Melalui Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE)”, Minggu (10/11/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Camat Sembakung itu diikuti oleh ibu hamil, calon pengantin (catin), serta para ibu dengan anak berisiko stunting. Selain penyuluhan, peserta juga menerima stimulan berupa protein hewani sebagai bentuk dukungan peningkatan gizi keluarga.
Ketua PKK Kecamatan Sembakung, Neny Martina Agus, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, langkah edukatif ini menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pola asuh dan gizi anak.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat terus dilaksanakan secara berkala. Edukasi seperti ini membantu para ibu memahami pentingnya gizi seimbang dan peran keluarga dalam pencegahan stunting,” ujar Neny.
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi tentang pola makan bergizi, pentingnya pemeriksaan kesehatan ibu hamil secara rutin, serta pola pengasuhan yang baik bagi tumbuh kembang anak.
Pemerintah Kecamatan Sembakung bersama Puskesmas dan PKK berkomitmen menjadikan kegiatan serupa sebagai agenda rutin, sejalan dengan program nasional percepatan penurunan stunting.
Melalui sinergi lintas sektor ini, diharapkan angka stunting di Kecamatan Sembakung dapat terus ditekan, sekaligus mendorong terwujudnya generasi sehat dan berkualitas di wilayah perbatasan.




